Hukum & Kriminal

Polres Tapanuli Selatan Dalami Kematian Bocah 6 Tahun yang Ditemukan di Dalam Sumur

TAPANULI SELATAN, STB – Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan masih mendalami penyebab meninggalnya seorang anak perempuan berusia enam tahun yang ditemukan di dalam sumur di salah satu desa di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Tapanuli Selatan dengan mengedepankan proses penyelidikan dan penyidikan secara profesional. Polisi juga memastikan penanganan perkara memperhatikan hasil pemeriksaan medis serta perlindungan identitas anak sesuai pedoman pemberitaan ramah anak.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim IPTU B.D. Sitorus, S.H., M.H., mengatakan seluruh proses hukum dilakukan secara hati-hati guna mengungkap fakta penyebab kematian korban.

“Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional, termasuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan medis dan keterangan para pihak yang mengetahui peristiwa tersebut,” ujar IPTU B.D. Sitorus, Rabu (5/8/2026).

Peristiwa bermula pada Minggu (2/8/2026) siang ketika warga menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur milik warga. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Selanjutnya, pihak keluarga meminta agar jenazah dibawa ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut karena ingin memastikan penyebab kematian korban.

Pada Senin (3/8/2026) dini hari, keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Batang Angkola. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Batang Angkola memerintahkan Kanit Reskrim bersama personel untuk melakukan pengecekan ke RSUD Pintu Padang.

Dari hasil pengecekan, polisi memastikan jenazah telah berada di RSUD Pintu Padang setelah sebelumnya diantar oleh masyarakat. Atas permintaan keluarga, jenazah kemudian dirujuk ke RSUD Sipirok untuk menjalani autopsi.

Kasat Reskrim menjelaskan, hasil autopsi menjadi salah satu dasar penting dalam proses penyidikan. Berdasarkan pemeriksaan luar dan dalam, tim medis menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara itu, penyebab kematian disebut berkaitan dengan gagal napas akibat masuknya cairan ke saluran pernapasan.

“Meski demikian, kami belum menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab sebelum seluruh rangkaian penyelidikan dan penyidikan selesai dilakukan,” jelas IPTU B.D. Sitorus.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan para saksi, mempelajari hasil autopsi, serta mendalami kemungkinan adanya tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Polres Tapanuli Selatan juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarluaskan identitas korban atau informasi yang dapat merugikan keluarga.

“Kami meminta masyarakat tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan identitas korban maupun informasi yang dapat merugikan keluarga. Fokus kami adalah mengungkap fakta secara terang dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan,” tegas IPTU B.D. Sitorus.

 

Redaksi Admin

Recent Posts

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

5 hours ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

21 hours ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

2 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

2 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

2 days ago

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…

3 days ago