Hukum & Kriminal

Lapas Batam-BINDA Kepri Gelar Razia Gabungan, Temukan Sabu dan Ponsel Ilegal – Enam Napi Dilimpahkan ke Polresta Barelang

Batam, STB – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam dalam memberantas peredaran narkoba kembali dibuktikan melalui razia mendadak yang digelar pada Kamis (10/7). Dalam kegiatan yang melibatkan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kepri dan Polresta Barelang tersebut, petugas menemukan barang-barang terlarang berupa narkoba jenis sabu dan telepon genggam di blok hunian warga binaan.

Razia ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Batam, Yugo Indra Wicaksi, dengan menyasar sejumlah kamar hunian yang dicurigai menjadi tempat penyimpanan narkoba dan alat komunikasi ilegal. Hasil penyisiran menyeluruh membuahkan temuan satu paket kecil sabu beserta satu unit handphone yang disembunyikan oleh warga binaan.

“Razia mendadak ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk menciptakan Lapas yang bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya. Kami tidak akan mentolerir sedikit pun pelanggaran di dalam Lapas,” tegas Yugo.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak Lapas Batam segera melimpahkan enam orang warga binaan yang terbukti terlibat kepada Polresta Barelang untuk proses hukum lebih lanjut. Pelimpahan ini dinilai sebagai bentuk nyata sinergi antara Lapas Batam dengan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba.

“Langkah pelimpahan ini merupakan kerja sama kami dengan Polresta Barelang untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami berkomitmen mendukung penuh penegakan hukum agar Lapas tidak menjadi tempat peredaran narkoba,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Kepala BINDA Kepri Brigjen TNI Bonar Panjaitan menyatakan apresiasinya atas keberhasilan razia tersebut. Menurutnya, temuan ini membuktikan Lapas Batam menjalankan pembinaan dan pengamanan secara serius.

“Keberhasilan razia ini akan semakin memperkuat citra Lapas Batam sebagai institusi yang serius dalam menegakkan aturan. BINDA Kepri siap memberikan dukungan penuh dalam memerangi narkoba baik di dalam maupun di luar Lapas/Rutan se-Kepri,” ungkap Bonar.

Kegiatan razia mendadak ini akan terus digencarkan sebagai bentuk komitmen bersama antara Lapas Batam, BINDA Kepri, dan Polresta Barelang dalam menutup ruang gerak peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

 

 

Redaksi Admin

Recent Posts

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

8 hours ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

1 day ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

2 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

3 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

3 days ago

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…

3 days ago