Lampung, STB – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat gandeng Koordinator Wilayah Sumatera Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia menanam ratusan bibit pohon alpukat siger dan apel persia di Kabun Raya Liwa.
Ketua Korwil Sumatera IJTI, Gusti Yennosa mengatakan, penanaman pohon ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki makna bagi dunia jurnalistik.
Menurut Oca, karya jurnalistik juga diharapkan menjadi catatan yang memberikan pengetahuan dan manfaat bagi masyarakat seperti pohon yang ditanam dan dirawat untuk tumbuh di masa depan.
“Seperti pohon yang kita tanam hari ini, karya jurnalistikjuga ditanam untuk masa depan. Pohon akan tumbuh menjadi teduh, sementara tulisan dan berita yang baik akan tumbuh menjadi pengetahuan dan perubahan bagi masyarakat,” ujar Gusti Yennosa, Rabu (16/09/2026).
Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang telah mendukung kegiatan IJTI, khususnya dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
“Penanaman pohon ini menjadi simbol harapan masa depan. Saat ini kita bergerak bukan hanya untuk saat ini, tapi untuk masa depan,” katanya.
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus mengatakan, kegiatan penanaman pohon ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen Lampung Barat sebagai kabupaten konservasi.
Selain menjaga kelestarian lingkungan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkenalkan serta mengeksplorasi potensi keindahan alam di wilayah Lampung Barat.
“Ini salah satu momentum yang strategis untuk Kabupaten Konservasi. Teman-teman IJTI melakukan penanaman berbagai jenis pohon,” ujar Parosil Mabsus.
Parosil berharap, Kabupaten Lampung Barat menjadi kabupaten konservasi dalam kegiatan ini tersebut. Selain itu, IJTI dapat mempromosikan dan mengeksplorasi keindahan alam di wilayah Lampung Barat, terutama Kebun Raya Liwa.
Salah satu bibit pohon yang ditanam yakni alpukat Siger. Alpukat Siger merupakan salah satu varietas alpukat unggulan yang dikembangkan di Lampung dan menjadi bagian dari potensi hortikultura daerah.
“Kami berharap penanaman berbagai jenis pohon ini dapat mendukung upaya konservasi sekaligus menambah potensi pengembangan tanaman buah di Kebun Raya Liwa,” pungkasnya.














