Phonix Spa Batam Klarifikasi Isu Prostitusi, Tegaskan Layanan untuk Kebugaran dan Relaksasi

Batam, STB – Manajemen Phonix Spa Batam memberikan klarifikasi terkait isu dan dugaan praktik prostitusi terselubung yang belakangan dikaitkan dengan tempat usaha mereka di kawasan Harbour Bay, Batam.

Manager Operasional Phonix Spa, Heri Suryono, membantah adanya layanan prostitusi di tempat tersebut. Ia menegaskan, Phonix Spa merupakan fasilitas kebugaran dan relaksasi yang menyediakan layanan pijat bagi pengunjung.

“Prinsip kami dari manajemen, Phonix Spa tidak menyediakan layanan tersebut (prostitusi). Tempat kami murni hanya untuk massage. Dugaan-dugaan yang beredar di media saat ini itu tidak benar,” ujar Heri.

Sebagai bentuk komitmen terhadap aturan, manajemen juga memasang sejumlah imbauan di ruang pijat. Salah satunya berupa tulisan “Dilarang Berbuat Asusila” yang dipasang di setiap kamar.

Heri mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi tindakan yang melanggar hukum di lingkungan usaha.

“Jika ada temuan salah satu oknum terapis kami melakukan hal-hal melanggar hukum atau prostitusi, manajemen akan menindak tegas. Itu murni tindakan oknum, bukan dari fasilitas yang disediakan manajemen,” katanya.

Terkait penggunaan foto terapis yang ditampilkan kepada calon pengunjung, Heri menjelaskan bahwa materi tersebut digunakan sebagai bagian dari promosi layanan.

“Foto-foto terapis itu tujuannya hanya sekadar untuk promosi dari media yang kami miliki untuk menarik pengunjung datang, bukan untuk menjanjikan hal-hal yang melanggar hukum,” ujarnya

Selain memberikan klarifikasi, manajemen Phonix Spa juga menyoroti kontribusi usaha mereka terhadap perekonomian daerah.

Heri menyebut Phonix Spa telah beroperasi sekitar lima hingga enam tahun di kawasan Harbour Bay. Menurut dia, lokasi tersebut menjadi salah satu kawasan yang banyak dikunjungi wisatawan, termasuk dari Singapura dan Malaysia.

Ia mengklaim komposisi pengunjung Phonix Spa saat ini relatif berimbang antara wisatawan lokal dan mancanegara.

“Pengunjung kami seimbang 50 persen lokal dan 50 persen mancanegara. Kami juga menyumbang PAD yang cukup besar dan selalu mendapat penghargaan sebagai salah satu pelaku wajib pajak terbaik di Kota Batam,” katanya.

Phonix Spa beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan menawarkan sejumlah fasilitas kebugaran dan relaksasi, seperti massage, sauna, steam serta kolam air panas dan dingin.

Manajemen berharap masyarakat dapat melihat keberadaan usaha tersebut secara proporsional dan tidak langsung menyimpulkan berdasarkan isu yang beredar.

“Kami berharap masyarakat bisa menilai dari sisi positif bahwa Phonix Spa ini adalah layanan yang memang bertujuan untuk memberikan kesehatan bagi para pengunjung,” ujar Heri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *