Purwokerto, STB – Tribun penonton pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 di Kompleks GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ambruk saat perlombaan berlangsung, Sabtu (26/7). Insiden tersebut mengakibatkan 75 penonton mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Peristiwa terjadi saat tribun yang dipadati penonton tiba-tiba roboh. Bagian tribun pada area bangku baris keempat hingga kedelapan ambruk sehingga puluhan penonton terjatuh. Kepanikan pun langsung terjadi. Sejumlah pengunjung berhamburan menyelamatkan diri, sementara proses evakuasi dilakukan oleh petugas dibantu relawan. Detik-detik ambruknya tribun juga terekam kamera amatir warga.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, yang datang langsung ke lokasi memastikan seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Seluruh korban sudah kami evakuasi ke beberapa rumah sakit, di antaranya RST Wijayakusuma, RSUD Margono Soekarjo, RS Ortopedi Purwokerto, serta beberapa rumah sakit lainnya. Prioritas kami saat ini adalah penanganan korban, sementara kegiatan Kejurnas Drift dihentikan dan penyebab kejadian akan diselidiki bersama pihak kepolisian,” ujar Sadewo.
Data sementara mencatat sebanyak 75 orang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, yakni RST Wijayakusuma, RSUD Margono Soekarjo, RS Ortopedi Purwokerto, RS Geriatri, RS Ananda, dan beberapa rumah sakit lainnya.
Salah seorang korban, Arsya, mengaku sempat merasakan kejanggalan pada kondisi tribun sebelum akhirnya ambruk.
“Saya duduk di bagian tengah. Sebelum roboh terasa tribun sudah miring, lalu tiba-tiba langsung ambruk dan semua orang jatuh. Setelah itu semua panik dan berusaha menyelamatkan diri,” kata Arsya.
Usai kejadian, panitia menghentikan seluruh rangkaian Kejurnas Drift Seri ke-3. Polisi memasang garis pengaman di lokasi dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk panitia penyelenggara, untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya konstruksi tribun.
Hingga Sabtu malam, penyelidikan masih berlangsung, sementara para peserta lomba telah meninggalkan lokasi setelah perlombaan dipastikan tidak dilanjutkan.(*)














