Daerah

Ribuan Pegawai SPPG Di Banyumas Demo, Dukung MBG Berlanjut Dan Desak Koruptor Diadili

Purwokerto, STB – Ribuan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Banyumas Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (27/6/2026). Massa menyatakan dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan sekaligus mendesak pemerintah mengadili pelaku korupsi yang diduga menyalahgunakan program tersebut.

Aksi dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Massa melakukan longmarch dari kawasan Menara Teratai menuju Kantor Bupati Banyumas sebelum menggelar orasi secara bergantian. Mereka membawa spanduk berisi kecaman terhadap praktik korupsi dalam Program MBG serta menyuarakan tuntutan agar pemerintah tidak menghentikan program yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam aksi tersebut, massa menilai Program MBG tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat melalui SPPG dan memberikan dampak ekonomi bagi petani karena hasil panen mereka terserap sebagai bahan baku dapur MBG.

“Tangkap koruptornya, bukan hentikan MBG-nya,” seru salah seorang orator yang langsung disambut yel-yel serupa oleh para peserta aksi.

Aspirasi massa diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyumas sekaligus Wakil Satgas MBG Banyumas, Nungky Harry Rachmat, bersama anggota DPRD Banyumas, Bobby Listyo Widjatmoko.

Nungky memastikan Pemerintah Kabupaten Banyumas akan menindaklanjuti aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat karena kewenangan pengelolaan Program MBG berada di tingkat pusat.

“Kami siap menerima dan menampung aspirasi semuanya. Kami akan meneruskan aspirasi ini ke pemerintah pusat karena tata kelola MBG menjadi kewenangan pemerintah pusat,” kata Nungky Harry Rachmat saat menemui massa.

Aksi berlangsung sekitar dua jam dan berjalan tertib. Setelah menyampaikan tuntutan serta memperoleh tanggapan dari pemerintah daerah, massa membubarkan diri dengan tetap menyuarakan dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis terus berjalan, sementara aparat penegak hukum diminta mengusut tuntas dan mengadili pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi program tersebut. (*)

Redaksi

Recent Posts

Batam Jadi Tuan Rumah Rakorwil ADKASI Sumatera 2026

Batam, STB - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyambut baik terpilihnya Batam sebagai tuan rumah Rapat…

4 hours ago

BP Batam Tunda Tarif Baru Peti Kemas Batu Ampar hingga 31 Agustus 2026

Batam, STB - BP Batam menunda penerapan tarif baru layanan peti kemas di Terminal Peti…

1 day ago

Amsakar Resmikan Lapangan Basket Engku Putri Hasil Revitalisasi CSR, Siap Dipakai Event Internasional

Batam, STB - Wali Kota Batam Amsakar Achmad meresmikan Lapangan Basket Dataran Engku Putri yang…

1 day ago

Kapolda Kepri Terima Penghargaan “Sekalung Budi” atas Pelestarian Gurindam 12 Raja Ali Haji

Batam, STB - Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin menerima penghargaan “Sekalung Budi” dari…

1 day ago

Mahasiswa Uniba Belajar Langsung soal Pembangunan dan Investasi di BP Batam

Batam, STB - Sebanyak 120 mahasiswa Universitas Batam (Uniba) mengikuti kuliah lapangan di BP Batam,…

2 days ago

Amsakar Buka TC Kafilah MTQH Batam, Targetkan Juara Umum Kepri Lagi

Batam, STB - Wali Kota Batam Amsakar Achmad resmi membuka Training Centre (TC) atau pemusatan…

2 days ago