Daerah  

Polisi Dituntut Serbabisa, Personel Polsek Siantan Asah Kemampuan Bahasa Inggris untuk Layani Turis Asing

Anambas, STB – Tugas anggota kepolisian saat ini tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara, polisi juga dituntut memiliki kemampuan tambahan, salah satunya penguasaan bahasa asing.

Hal inilah yang dilakukan jajaran Polsek Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dengan menggelar pelatihan Bahasa Inggris bagi seluruh personel melalui program “Polsek Siantan Belajar.” Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Polsek Siantan dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Siantan, AKP Dodi Setiawan.

Pelatihan ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya wisatawan asing yang banyak berkunjung ke wilayah perbatasan tersebut.

Kapolsek Siantan, AKP Dodi Setiawan mengatakan, polisi di daerah wisata harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pelayanan yang semakin beragam.

“Anggota polisi saat ini harus bisa banyak hal, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik, termasuk menggunakan Bahasa Inggris saat melayani wisatawan mancanegara,” ujarnya, Jumat (17/4).

Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki potensi wisata bahari yang besar dan menjadi salah satu destinasi yang mulai dikenal wisatawan internasional. Kondisi itu membuat personel kepolisian perlu memiliki kemampuan komunikasi yang memadai agar pelayanan yang diberikan lebih maksimal.

“Banyaknya turis asing yang datang ke Anambas membuat kemampuan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting. Ini bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan yang profesional dan humanis,” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut, para personel mendapatkan pembelajaran secara interaktif dari narasumber eksternal, Rega Ulandari, yang memberikan materi percakapan praktis sesuai situasi di lapangan, seperti memberikan petunjuk arah, membantu wisatawan, hingga menangani laporan sederhana dari warga negara asing.

Selain meningkatkan kompetensi personel, program ini juga menjadi bagian dari pembentukan budaya belajar di lingkungan kepolisian. Dengan begitu, setiap anggota diharapkan mampu menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Polisi sekarang harus siap menjadi pelindung, pengayom, sekaligus wajah pelayanan publik yang ramah. Karena itu, personel harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” tambah Dodi.

Melalui program tersebut, Polsek Siantan ingin menunjukkan bahwa polisi modern bukan hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara luas, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *