Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama tim teknis PT Air Batam Hilir (ABH) menyelesaikan proses pengelasan akhir pipa pada pukul 03.30 WIB.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan proses perbaikan sempat mengalami keterlambatan karena adanya sejumlah kendala teknis di lapangan.
“Kami memahami keterlambatan ini berdampak pada aktivitas masyarakat yang terdampak gangguan pasokan air,” ujar Ariastuty.
Menurutnya, tim menghadapi dua kendala utama selama proses perbaikan. Pertama, adanya masalah pada sambungan pipa yang mengharuskan petugas melakukan penyesuaian dan perbaikan ulang agar hasilnya lebih kuat dan tidak kembali bocor.
Kendala kedua adalah masih adanya sisa aliran air di dalam pipa yang membuat proses pengelasan menjadi lebih sulit dan berisiko.
“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan karena dapat membahayakan keselamatan pekerja dan memengaruhi kualitas sambungan pipa,” jelasnya.
Setelah seluruh pekerjaan selesai dan dinyatakan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung dilakukan. Saat ini distribusi air bersih ke pelanggan sudah mulai berjalan secara bertahap.
Namun, PT Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pelanggan yang berada di wilayah dataran tinggi atau di ujung jaringan pipa kemungkinan akan menerima aliran air lebih lambat dibandingkan wilayah lainnya karena proses pemulihan tekanan membutuhkan waktu.
BP Batam dan PT Air Batam Hilir juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan dilakukan. Tim telah bekerja maksimal agar pasokan air dapat kembali normal secepatnya,” tutup Ariastuty.














