Daerah

Paguyuban Alumni Kelas 5 SD Tionghoa Gelar Reuni Akbar dan Peringati 120 Tahun Sekolah Tionghoa Purwokerto

Purwokerto, STB – Ratusan alumni Zhuang Hua Xue Xiao (Sekolah Tionghoa) Purwokerto berkumpul dalam reuni akbar yang digelar Paguyuban Alumni Kelas 5 SD Tionghoa. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang 120 tahun berdirinya sekolah yang pernah menjadi bagian penting dalam sejarah pendidikan masyarakat Tionghoa di Purwokerto.

 

Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai pertemuan para alumni yang kembali bersua setelah puluhan tahun berpisah. Mereka juga berkesempatan bertemu dengan sejumlah guru yang pernah mengajar sebelum sekolah tersebut ditutup pemerintah pada masa gejolak politik tahun 1965.

 

Dalam acara tersebut, pengamat sejarah Indonesia–Tiongkok, Dr. Novi Basuki, hadir memberikan pemaparan mengenai hubungan Indonesia dan Tiongkok. Ia menilai Tiongkok telah memberikan banyak kontribusi terhadap kemajuan dunia, terutama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

“Tiongkok membawa banyak perubahan dan kemajuan dunia. Karena itu, masyarakat Indonesia jangan takut untuk mencari ilmu hingga ke negeri Tiongkok. Belajar dari negara lain adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

 

Ketua Panitia reuni, Buntoro, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sebagai upaya melestarikan sejarah Sekolah Tionghoa Purwokerto kepada generasi penerus.

 

“Kami ingin mempertemukan kembali para alumni dan keluarga dalam suasana kekeluargaan. Harapannya, anak cucu mereka mengetahui sejarah sekolah yang dulu menjadi tempat orang tua mereka menuntut ilmu,” kata Buntoro.

 

Menurutnya, sejarah sekolah tersebut merupakan bagian dari perjalanan masyarakat Tionghoa di Purwokerto yang perlu dikenalkan kepada generasi muda agar tidak terlupakan.

 

Acara yang dihadiri ratusan alumni berlangsung meriah dan penuh sukacita. Para peserta saling berbagi cerita, mengenang masa sekolah, serta memberikan penghormatan kepada guru-guru yang telah berjasa mendidik mereka.

 

Reuni ditutup dengan makan nasi tumpeng bersama sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan eratnya tali persaudaraan yang tetap terjaga meski telah puluhan tahun berlalu. (*)

Redaksi

Recent Posts

Dubes Swedia Tinjau Infrastruktur Listrik Batam, Pasokan Energi untuk Investasi Diperkuat

Batam, STB - Pemerintah Swedia menunjukkan dukungannya terhadap penguatan sektor energi di Batam melalui kunjungan…

3 days ago

Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Warga Purwokerto Timur Ditangkap Polisi

Purwokerto, STB – Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas berhasil mengungkap praktik pengoplosan LPG bersubsidi dengan…

3 days ago

Dorong Publikasi Jurnal Tanpa Biaya, Kemendiktisaintek Siapkan Skema agar Kampus Tanggung APC

Jakarta, STB – Relawan Jurnal Indonesia (RJI) mendorong penerapan sistem publikasi jurnal ilmiah tanpa membebankan…

3 days ago

Kinerja Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, BP Batam Paparkan Capaian di Hadapan Komisi VI DPR

Jakarta, STB - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memaparkan capaian kinerja Kawasan Perdagangan…

5 days ago

Bawaslu Banyumas dan DPC PERADI Purwokerto Bangun Kolaborasi Perkuat Penegakan Hukum Kepemiluan

Purwokerto, STB – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyumas menggelar audiensi dengan Dewan Pimpinan…

5 days ago

Personel Polresta Barelang Donor Darah Bersama Mahasiswa Kedokteran Uniba, Terkumpul 30 Kantong Darah

Batam, STB – Personel Polresta Barelang turut mendonorkan darah dalam kegiatan bakti sosial yang digelar…

6 days ago