PADANGSIDIMPUAN , STB — Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky mengingatkan siswa SMK Negeri 3 Padangsidimpuan agar bijak menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Ia meminta kemudahan teknologi tidak membuat pelajar kehilangan semangat belajar dan kemampuan berpikir kritis.
Pesan itu disampaikan Noval saat menjadi pembina upacara di SMK Negeri 3 Padangsidimpuan, Senin (10/8/2026) pagi. Selain soal AI, ia juga mengingatkan para siswa menjauhi narkoba, judi online, geng motor, tawuran, serta pergaulan yang dapat merusak masa depan.
Noval mengatakan perkembangan AI sebenarnya memberikan banyak manfaat bagi pelajar. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu proses belajar, mencari informasi, mengembangkan kreativitas, hingga mempersiapkan keterampilan menghadapi dunia kerja.
Namun, menurutnya, teknologi harus digunakan untuk meningkatkan kemampuan, bukan menggantikan proses belajar dan tanggung jawab siswa.
“Gunakan teknologi untuk meningkatkan kemampuan, bukan untuk menggantikan usaha dan tanggung jawab kita,” kata Noval di hadapan para siswa.
Ia mengingatkan agar AI tidak digunakan sekadar untuk menyalin tugas tanpa memahami materi. Para pelajar juga diminta tidak menjadikan teknologi sebagai sarana menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Kapolres Ingatkan Bahaya Pergaulan
Dalam kesempatan itu, Noval juga menyoroti persoalan kenakalan remaja. Ia meminta siswa tidak mudah mengikuti ajakan teman hanya karena ingin dianggap keren atau diterima dalam kelompok pergaulan.
Ia secara khusus mengingatkan para siswa untuk menjauhi narkoba, judi online maupun perjudian lainnya, geng motor dan tawuran.
Menurut Noval, menjaga pergaulan menjadi salah satu hal penting bagi pelajar untuk melindungi diri sekaligus masa depan mereka.
“Jaga pergaulan, jaga diri, jaga nama baik sekolah dan keluarga,” ujarnya.
Noval juga meminta siswa berani menolak jika mendapat ajakan menggunakan narkoba, berjudi, tawuran, maupun melakukan tindakan lain yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Ia menegaskan bahwa pelajar tidak harus menjadi sempurna. Yang terpenting, kata dia, adalah kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
“Jangan takut untuk mengatakan tidak untuk narkoba, judi ataupun ajakan yang dapat merusak masa depan,” katanya.
Masa Depan Jangan Dipertaruhkan
Menurut Noval, masa remaja merupakan fase penting dalam menentukan arah kehidupan seseorang. Karena itu, ia meminta para siswa tidak mengorbankan masa depan hanya demi kesenangan sesaat atau pengaruh lingkungan.
“Masa depan kalian terlalu berharga untuk dipertaruhkan hanya karena kesenangan sesaat,” ucapnya.
Pihak SMK Negeri 3 Padangsidimpuan menyambut baik kehadiran Kapolres sebagai pembina upacara. Pesan mengenai penggunaan teknologi dan bahaya kenakalan remaja dinilai relevan dengan kehidupan para siswa saat ini.














