TAPANULI SELATAN , STB — Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipirok–Tarutung di Dusun Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih belum bisa dilalui kendaraan roda empat setelah badan jalan amblas akibat curah hujan tinggi.
Perbaikan yang dilakukan PT Adhi Karya masih berlangsung melalui pelebaran badan jalan sekitar empat meter di sisi kiri dari arah Sipirok. Pengerjaan tersebut menggunakan dua unit ekskavator dan empat unit dump truck.
Kapolsek Sipirok, AKP Aswin Manurung, S.H., mengatakan proses penimbunan terkendala aliran air dari arah tebing yang menyebabkan tanah timbunan belum cukup padat untuk dilalui kendaraan.
Uji coba menggunakan truk telah beberapa kali dilakukan. Namun, kendaraan tersebut terpuruk sehingga harus ditarik menggunakan ekskavator.
Untuk mendukung penanganan, PT Adhi Karya masih menambah material timbunan dan menanam sejumlah balok kayu di dalam tanah pada bagian jalan yang diperlebar.
Sebelum penanganan dilakukan, badan jalan yang amblas menyebabkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas dan arus lalu lintas mengalami kemacetan total.
Aswin mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan penanganan jalan tersebut. Hingga informasi terakhir disampaikan, belum ada kepastian kapan jalur Sipirok–Tarutung dapat kembali dilalui kendaraan.
Pengguna jalan diimbau memantau informasi terbaru dari petugas sebelum melintasi kawasan tersebut.














