Nasional

Indonesia Dorong Industri Perawatan Pesawat Nasional, Batam Disiapkan Jadi Hub MRO

Batam, STB – Industri perawatan dan perbaikan pesawat atau Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) nasional terus didorong agar mampu menjadi pusat layanan MRO di kawasan Asia. Salah satu langkahnya dengan memperkuat ekosistem industri serta mengoptimalkan potensi Batam sebagai simpul MRO dan logistik penerbangan nasional.

Ketua Indonesia Aircraft Maintenance Services Association (IAMSA) sekaligus Direktur Utama GMF AeroAsia, Andi Fahrurrozi, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemain utama MRO regional karena didukung pasar penerbangan yang besar, pertumbuhan armada, tenaga kerja kompeten, dan lokasi strategis.

Dalam Indonesia MRO Summit (IMROS) 2026 di Batam, Andi mengungkapkan sekitar 90 persen perawatan struktur pesawat sudah dapat dilakukan di dalam negeri. Namun, perawatan komponen dan mesin masih menjadi tantangan karena membutuhkan investasi besar. Saat ini, sekitar 70 persen perawatan mesin pesawat masih dilakukan di luar negeri.

“Kami ingin menarik kembali pasar perawatan pesawat nasional yang masih mengalir ke luar negeri dengan memperkuat kemampuan perawatan komponen dan mesin,” ujarnya.

IAMSA juga menyambut langkah pemerintah yang tengah menyederhanakan regulasi impor suku cadang pesawat guna meningkatkan daya saing industri penerbangan nasional.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Infrastruktur RI, Rustam Efendi, menegaskan sektor MRO merupakan bagian penting dalam membangun industri penerbangan yang efisien dan berdaya saing.

Menurutnya, Batam memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai pusat MRO nasional karena berada di jalur perdagangan internasional dan didukung konektivitas kawasan industri serta logistik.

Pemerintah saat ini tengah memperkuat integrasi antara bandara, pelabuhan, kawasan industri, dan sistem distribusi barang untuk mempercepat arus suku cadang pesawat serta mendukung terciptanya ekosistem industri penerbangan yang lebih kompetitif.

“Yang dibangun bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga konektivitas dan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri penerbangan nasional,” kata Rustam.

Redaksi Admin

Recent Posts

Adira Finance Hadirkan Dealer Vaganza di Batam, Banjir Promo Kredit Mobil dan Kesempatan Umrah Gratis

Batam, STB - Kabar menarik bagi masyarakat Batam yang sedang berencana membeli kendaraan baru. PT…

18 hours ago

Bea Cukai Batam Catat 54 Penindakan Selama Mei 2026, Rokok Ilegal hingga Vape Etomidate Diamankan

Batam, STB - Bea Cukai Batam mencatat sebanyak 54 penindakan selama Mei 2026. Penindakan tersebut…

3 days ago

Pemegang saham restui buyback Rp4 triliun dan penyegaran Dewan Komisaris sebagai penopang akselerasi transformasi digital TelkomGroup

Jakarta, STB - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengeluarkan keputusan strategis berupa pembagian dividen…

3 days ago

Pemko Batam Hadir untuk Warga, Daniel Perangin Angin Dapat Perhatian dan Pendampingan

Batam, STB – Kepedulian Pemerintah Kota Batam terhadap warganya kembali ditunjukkan melalui langkah cepat membantu…

6 days ago

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

Batam, STB - Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari…

1 week ago

Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam

Jakarta, STB - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui operating company data center, NeutraDC (PT…

1 week ago