Daerah

Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Atasi Banjir di Batam

Batam, STB – Di tengah pesatnya pertumbuhan investasi dan ekonomi, Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur serta penanganan banjir demi meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Selain mendorong masuknya investasi, keduanya juga berupaya memastikan pembangunan berjalan seimbang dengan kebutuhan warga. Menurut Amsakar, setiap program pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan warga dan mendukung Batam menjadi kota yang modern dan nyaman untuk ditinggali,” kata Amsakar.

Sejumlah indikator menunjukkan pertumbuhan Batam yang positif. Pada tahun 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen. Sementara realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp60 triliun.

Memasuki triwulan pertama tahun 2026, investasi di Batam kembali menunjukkan peningkatan dengan nilai sekitar Rp17,4 triliun, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadikan Batam sebagai daerah penyumbang investasi terbesar di Provinsi Kepulauan Riau.

Pertumbuhan tersebut didukung berbagai sektor unggulan, seperti industri elektronik dan semikonduktor, peralatan listrik, logistik, manufaktur ekspor, galangan kapal, industri kimia, hingga pengembangan kawasan industri.

Menurut Amsakar, masuknya investasi baru juga membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat perekonomian daerah.

Meski demikian, Amsakar dan Li Claudia menilai pertumbuhan ekonomi harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Karena itu, perbaikan jalan, pembenahan drainase, serta penanganan titik-titik banjir terus menjadi fokus pemerintah.

Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari pemetaan kawasan rawan banjir, evaluasi sistem drainase, peningkatan kapasitas saluran air, hingga penguatan koordinasi antarinstansi dalam penyelesaian masalah infrastruktur.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat.

“Batam tidak hanya harus menjadi pusat investasi, tetapi juga menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali, bekerja, dan berusaha,” ujarnya.

Redaksi Admin

Recent Posts

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

10 hours ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

1 day ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

2 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

3 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

3 days ago

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…

3 days ago