Daerah

Ekspor Perdana 2026, 8,3 Ton Ikan Asal Natuna Tembus Pasar Hong Kong

Natuna, STB — Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau mengawal ekspor perdana ikan hidup asal Natuna pada awal 2026. Sebanyak 8,3 ton ikan hidup dengan nilai mencapai Rp861 juta resmi diberangkatkan ke Hong Kong setelah memenuhi seluruh persyaratan karantina.

Komoditas yang diekspor merupakan ikan bernilai ekonomi tinggi, didominasi jenis kerapu dan kakaktua. Rinciannya meliputi kerapu sunu 1.320 ekor, kerapu cantang 1.222 ekor, kerapu cantik 1.150 ekor, kerapu macan 1.050 ekor, kerapu bakau 1.010 ekor, serta kerapu jenis lainnya sebanyak 2.153 ekor, dan ikan kakaktua 421 ekor.

Kepala Karantina Kepulauan Riau, Hasim, menjelaskan bahwa sebelum diberangkatkan, seluruh komoditas telah melalui tahapan pemeriksaan karantina yang ketat. Pemeriksaan diawali dengan verifikasi kelengkapan dokumen, seperti packing list dan invoice yang diajukan oleh pengguna jasa melalui aplikasi Best Trust.

“Setelah dokumen dinyatakan lengkap dan sesuai, selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik terhadap media pembawa,” ujar Hasim.

Ia menambahkan, petugas karantina juga melakukan pemeriksaan langsung terhadap ikan, termasuk pengecekan kondisi fisik serta pengujian laboratorium. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh ikan dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit, sehingga sertifikat kesehatan ikan diterbitkan sebagai salah satu persyaratan utama ekspor.

Menurut Hasim, peran pengawasan karantina sangat krusial dalam menjaga kepercayaan negara tujuan. Hong Kong diketahui menerapkan standar ketat terhadap produk perikanan impor, sehingga kepatuhan terhadap ketentuan karantina menjadi faktor penentu kelancaran ekspor.

Kehadiran Karantina Kepulauan Riau di Natuna diharapkan terus menjamin keamanan dan mutu produk perikanan daerah, sekaligus mendorong potensi kelautan Natuna agar semakin berdaya saing di pasar internasional.

Redaksi Admin

Recent Posts

Polwan Dituntut Tak Sekadar Melayani, Kapolres Tapsel: Harus Jadi Bagian dari Solusi

TAPANULI SELATAN, STB – Polisi wanita (Polwan) dituntut tidak hanya hadir menjalankan tugas Kepolisian, tetapi…

13 hours ago

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

2 days ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

2 days ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

4 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

4 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

4 days ago