Demi Keselamatan Warga, BP Batam Percepat Perbaikan Jalan Yos Sudarso

Batam, STB – Infrastruktur bukan sekadar jalan, jembatan, atau bangunan fisik. Lebih dari itu, infrastruktur adalah denyut kehidupan sebuah kota—penghubung aktivitas masyarakat, penggerak ekonomi, sekaligus penentu kenyamanan dan keselamatan warga dalam menjalani keseharian.

Karena itu, ketika masyarakat menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan rusak di ruas Jalan Yos Sudarso, tepatnya di atas Underpass Pelita atau Terowongan Pelita, Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat melakukan penanganan.

Respons cepat tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur yang baik tidak hanya tentang membangun, tetapi juga tentang mendengar dan hadir saat masyarakat membutuhkan.

Melalui Direktorat Pembangunan Infrastruktur, BP Batam langsung menyiapkan langkah perbaikan demi memastikan akses jalan tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.

Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana, mengatakan bahwa proses perbaikan akan dimulai pada Sabtu (23/5/2026) dengan target penyelesaian selama satu minggu.

“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan. Dan malam ini akan langsung dimobilisasi ke lokasi,” ujar Wulung saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026) sore.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur harus dilakukan secara cepat dan terukur karena jalan merupakan fasilitas vital yang setiap hari digunakan masyarakat untuk bekerja, bersekolah, hingga menjalankan aktivitas ekonomi.

Selama proses pengerjaan berlangsung, Jalan Yos Sudarso tetap dibuka menggunakan satu lajur agar mobilitas masyarakat tetap berjalan. Kebijakan ini dilakukan setelah BP Batam berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengingat tingginya arus kendaraan di kawasan tersebut.

“Untuk pengerjaannya, akan dimulai dengan pengerjaan beton rigid. Fokus utama kami adalah bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” jelasnya.

Bagi BP Batam, infrastruktur yang baik bukan hanya menghadirkan kelancaran lalu lintas, tetapi juga menciptakan rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jalan yang layak akan memperlancar distribusi barang, mempercepat aktivitas usaha, serta mendukung pertumbuhan investasi di Batam.

Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pola kerja yang diterapkan saat ini menitikberatkan pada kecepatan respons terhadap kebutuhan masyarakat.

Setiap laporan warga dipandang sebagai bentuk kepedulian bersama dalam membangun kota, sehingga penanganannya harus menjadi prioritas dan tidak dibiarkan berlarut-larut.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” tutup Wulung.

Melalui langkah ini, BP Batam ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *