Batam, STB – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan memulai rekonstruksi Jalan Gajah Mada, tepatnya di ruas Pura Agung Amerta Bhuana hingga Taman Kota, mulai 25 Juli 2026. Selama proses pengerjaan, sejumlah rekayasa lalu lintas akan diberlakukan dan masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pekerjaan diperkirakan berlangsung selama empat minggu, bergantung pada kondisi cuaca dan situasi di lapangan.
Menurut Ariastuty, proyek ini bukan sekadar menambal jalan yang rusak, melainkan melakukan rekonstruksi menyeluruh. Pekerjaan meliputi pembongkaran beton yang rusak, perbaikan dan pemadatan lapis pondasi, pengecoran ulang menggunakan beton bertulang, hingga pengaspalan.
“Kami memilih melakukan rekonstruksi secara menyeluruh pada titik-titik yang mengalami kerusakan agar hasilnya lebih kuat dan memiliki usia yang lebih panjang. Langkah ini merupakan investasi untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan logistik,” kata Ariastuty, Jumat (24/7/2026).
Selama pekerjaan berlangsung, BP Batam bersama Satlantas Polresta Barelang akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap agar dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan.
Pada tahap pertama, ruas jalan di depan Universitas Internasional Batam (UIB) menuju Taman Kota untuk arah Nagoya akan ditutup sementara. Kendaraan akan dialihkan melalui Flyover Sei Ladi menuju Flyover Laluan Madani.
Selanjutnya, pada tahap kedua, pekerjaan akan dilakukan di sisi jalan lainnya dengan penutupan satu lajur. Arus lalu lintas tetap dibuka dan diatur oleh petugas di lapangan.
Ariastuty menjelaskan skema rekayasa lalu lintas tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.
“Pengaturan lalu lintas akan dievaluasi secara berkala bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang. Apabila diperlukan penyesuaian untuk menjaga kelancaran arus kendaraan maupun keselamatan pengguna jalan, maka rekayasa akan disesuaikan berdasarkan rekomendasi petugas di lapangan,” ujarnya.
BP Batam juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta memilih jalur alternatif selama proyek berlangsung.
Melalui rekonstruksi ini, BP Batam berharap kualitas infrastruktur Jalan Gajah Mada menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik di Kota Batam.
Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…
LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…
Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…
PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…
PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…
Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…