BP Batam Perkuat Kapasitas Pegawai, Siapkan SDM Profesional Hadapi Tantangan Modern

Batam, STB – Di tengah laju pembangunan dan persaingan investasi yang semakin dinamis, kualitas sumber daya manusia menjadi pondasi utama sebuah organisasi untuk terus tumbuh dan dipercaya. Menyadari hal tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat kapasitas dan pengetahuan pegawainya melalui Diklat Orientasi Pegawai Gelombang ke-1 yang digelar di Mako Brimob Polda Kepri, pada 18–20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan formal. Lebih dari itu, orientasi menjadi ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penguatan mental pegawai agar mampu bekerja secara profesional dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik di era modern.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, menegaskan bahwa menjadi pegawai tetap BP Batam bukan hanya soal status pekerjaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan dalam upacara diklat.

Menurutnya, kapasitas seorang pegawai tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari integritas, cara berpikir, dan sikap dalam menjalankan tugas. Terutama dalam bidang pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan yang membutuhkan ketelitian, transparansi, dan komitmen moral yang kuat.

Karena itu, penguatan pengetahuan dan etika kerja menjadi bagian penting dalam menciptakan aparatur yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dunia usaha.

Tak kalah penting, BP Batam juga terus membangun budaya kerja yang solid dan saling mendukung antarsesama pegawai. Semangat kebersamaan diyakini menjadi energi penting dalam menghadapi tantangan organisasi yang terus berkembang.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya juga menekankan bahwa orientasi pegawai harus menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman terhadap arah kebijakan organisasi sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi dalam lingkungan kerja.

Menurutnya, pegawai yang memiliki kapasitas baik adalah mereka yang mampu memahami ritme organisasi, cepat beradaptasi, serta berjalan selaras dengan visi dan tujuan institusi.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” ujar Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai dijadwalkan mengikuti diklat yang akan berlangsung dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai pemahaman mengenai nilai dasar aparatur, etika birokrasi, budaya kerja, hingga pembentukan karakter disiplin dan tangguh.

Melalui penguatan kapasitas dan pengetahuan ini, BP Batam berharap mampu mencetak insan-insan profesional yang tidak hanya cakap bekerja, tetapi juga memiliki loyalitas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian untuk mendukung kemajuan Batam sebagai kawasan investasi unggulan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *