Batam, STB – Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya membangun ekosistem sepak bola yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan melalui klub binaannya, Batam Premier FC. Langkah ini diharapkan mampu mencetak talenta muda sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism.
Komitmen tersebut mendapat dukungan dari Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, saat menerima jajaran pengurus Batam Premier FC di Batam Centre.
Li Claudia menilai pembinaan olahraga merupakan bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, sepak bola dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata olahraga di Batam.
Ketua Pembina Batam Premier FC yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan Batam Premier FC tidak hanya berorientasi pada prestasi di lapangan, tetapi juga membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan bagi anak-anak dan remaja di Batam maupun Kepulauan Riau.
Dalam pertemuan itu, Fary menyerahkan sebuah jersey bersejarah yang ditandatangani para legenda Tim Nasional Indonesia era 1986, generasi pemain yang pernah membawa Indonesia tampil pada babak kualifikasi Piala Dunia.
“Penyerahan jersey bersejarah ini menjadi penghormatan sekaligus pengingat akan semangat juang sepak bola Indonesia yang ingin terus diwariskan kepada generasi muda Batam,” kata Fary.
Sementara itu, Manajer Batam Premier FC, Chandra Ng, menyerahkan jersey resmi klub kepada Li Claudia Chandra yang dipercaya sebagai Wakil Dewan Penasihat Batam Premier FC. Penyerahan jersey tersebut menjadi simbol sinergi antara BP Batam dan Batam Premier FC dalam membangun masa depan sepak bola di Batam.
Fary menegaskan, kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan, tetapi juga oleh kolaborasi antara pemerintah, klub, komunitas olahraga, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kolaborasi merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Kota Batam. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Melalui Batam Premier FC, BP Batam berharap pembinaan usia dini dapat dilakukan secara lebih terstruktur, mulai dari peningkatan kualitas atlet dan pelatih hingga membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat di dunia sepak bola.
Komitmen tersebut juga akan diwujudkan melalui penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Ajang ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mendukung Batam sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia.
Dengan mengusung semangat “Bersama Membina, Bersama Berprestasi”, BP Batam dan Batam Premier FC berharap mampu membangun fondasi sepak bola yang kuat serta melahirkan pemain-pemain muda yang dapat mengharumkan nama Batam dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…
LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…
Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…
PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…
PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…
Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…