Batam, STB – Ribuan warga memadati Lapangan Indra Sakti, Kecamatan Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (5/9/2026) malam.
Mereka mengikuti kegiatan Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Amsakar, Rasulullah merupakan sosok yang memiliki akhlak mulia dan menjadi panutan bagi umat Islam.
“Ketika kita memperbincangkan Rasulullah SAW, kita memperbincangkan sosok Al Amin, penutup para rasul dan suri teladan yang baik bagi kita semua,” ujar Amsakar.
Amsakar mengatakan, Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam atau rahmatan lil ‘alamin.
Karena itu, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kata dia, tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid Nabi.
Kecintaan tersebut perlu diwujudkan dengan meneladani akhlak, sikap, dan perilaku Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Amsakar juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak shalawat sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Basahi lisan kita dengan senantiasa bershalawat kepada Rasulullah. Mudah-mudahan kecintaan kita kepada Rasulullah membawa keberkahan dalam kehidupan kita,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga menyoroti tema Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, yakni “Mempererat Rasa Kasih Sayang dan Persaudaraan di Era Digitalisasi Menuju Batam Maju.”
Menurut dia, tema tersebut relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Perkembangan teknologi dan digitalisasi, kata Amsakar, harus diimbangi dengan penguatan nilai kasih sayang, kepedulian, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Ia menilai kemajuan Batam tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.
Kualitas hubungan sosial dan kebersamaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun daerah.
“Tema yang diangkat ini adalah tema yang paling relevan. Di tengah era digitalisasi, bagaimana kita tetap mempererat kasih sayang dan persaudaraan. Batam harus maju, tetapi kemajuan itu harus tetap dibangun dengan kebersamaan,” ujar Amsakar.
Amsakar berharap semangat persaudaraan yang tumbuh melalui kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga berharap seluruh upaya pemerintah dan masyarakat dalam membangun Batam mendapat keberkahan.
“Semoga Batam selalu menjadi negeri yang dirahmati,” kata dia.
Kegiatan Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 berlangsung semarak dengan lantunan shalawat yang menggema di kawasan tersebut.
Selain bershalawat, warga juga mengikuti tausiah yang disampaikan penceramah Muhammad Aldiansyah atau Gus Aldi.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian hadiah kepada Masjid Nurul Huda yang meraih juara pertama Pawai Belakang Padang Bershalawat Jilid 2.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan tersebut.
Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…
LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…
Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…
PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…
PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…
Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…