Bea Cukai Batam Catat 54 Penindakan Selama Mei 2026, Rokok Ilegal hingga Vape Etomidate Diamankan

Screenshot

Batam, STB – Bea Cukai Batam mencatat sebanyak 54 penindakan selama Mei 2026. Penindakan tersebut meliputi barang kena cukai ilegal, penyelundupan narkotika, pembawaan uang tunai tanpa pelaporan, hingga pakaian bekas ilegal atau ballpress.

Kepala Bea Cukai Batam, Agung Widodo, mengatakan dari total penindakan tersebut, salah satu yang menonjol adalah pengungkapan 1,3 juta batang rokok ilegal dalam 11 surat bukti penindakan (SBP). Rokok tanpa pita cukai itu diamankan dalam sejumlah operasi patroli laut di perairan Batam.

Selain itu, petugas juga menemukan 886.650 batang rokok ilegal yang ditinggalkan di kawasan hutan bakau Tanjung Piayu dan 80.990 batang rokok tanpa pita cukai di Perairan Pangkil. Dalam kasus terakhir, pelaku menyelesaikan perkara melalui mekanisme Ultimum Remedium dengan membayar sanksi administrasi sebesar Rp185,7 juta.

Di sektor kepabeanan, Bea Cukai Batam juga mencatat empat kasus pembawaan uang tunai tanpa pelaporan dengan total nilai barang hasil penindakan mencapai Rp747,5 juta. Salah satunya melibatkan warga negara Brunei Darussalam yang membawa uang setara Rp312 juta melalui Pelabuhan Internasional Harbour Bay tanpa melapor kepada petugas.

Sementara itu, pada pengawasan narkotika, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan 20 gram ganja di Pelabuhan Roro Telaga Punggur dan 260 cartridge vape berisi Etomidate yang dibawa penumpang asal Malaysia melalui Pelabuhan Harbour Bay.

Bea Cukai Batam juga menindak peredaran 147 koli pakaian bekas ilegal (ballpress) dalam 13 kasus sepanjang Mei 2026.

Agung menegaskan pengawasan akan terus diperkuat melalui sinergi dengan berbagai instansi guna mencegah pelanggaran kepabeanan dan cukai di wilayah Batam.

“Kolaborasi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menjaga Batam dari berbagai upaya pelanggaran sekaligus melindungi masyarakat dan penerimaan negara,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *