Batam, STB – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Media juga memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar sekaligus mengawal berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Komitmen itu mengemuka dalam audiensi Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Kepulauan Riau dengan Polda Kepri. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan jurnalis televisi di Batam.
Kedatangan pengurus IJTI Kepri disambut langsung Kapolda Kepri, Irjen Pol. Suhendri. Dalam pertemuan itu, Suhendri mengapresiasi peran jurnalis televisi yang selama ini turut menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ia berharap IJTI Kepri dapat terus menjaga kualitas jurnalistik, menjunjung tinggi etika profesi, serta berkontribusi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kebersamaan untuk membangun dan mewujudkan kamtibmas yang aman merupakan tujuan kita bersama,” ujar Suhendri.
Tak hanya membahas hubungan kelembagaan, audiensi tersebut juga menyinggung sejumlah persoalan yang menjadi perhatian warga Batam. Mulai dari pemadaman listrik atau Batam blackout, persoalan pasokan air bersih, hingga ancaman kabut asap.
Berbagai persoalan itu dinilai membutuhkan perhatian bersama agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan perkembangan penanganannya dapat diketahui secara terbuka.
Ketua IJTI Kepri, Gusti Yennosa atau yang akrab disapa Oca, menegaskan bahwa sinergi dengan kepolisian tidak akan mengurangi independensi jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Ia memastikan setiap karya jurnalistik anggota IJTI tetap mengacu pada fakta dan kode etik jurnalistik.
“Kami tetap mengedepankan kualitas dan integritas karya jurnalistik. Namun, fokus kami bersama adalah menjaga kamtibmas di Kota Batam melalui kerja sama yang erat, sesuai dengan prinsip Polisi Bersama Masyarakat,” kata Oca.
Di akhir pertemuan, Suhendri menyampaikan terima kasih atas kunjungan pengurus IJTI Kepri. Ia berharap hubungan baik tersebut terus terjaga, dengan pers tetap menjalankan fungsi kontrol dan penyampaian informasi secara profesional.
“Kami berharap rekan-rekan pers tetap berjalan sesuai regulasi, serta terus membantu masyarakat mendapatkan informasi yang benar berdasarkan fakta dan kebenaran,” ujarnya.
Sinergi kepolisian dan media diharapkan tidak sekadar terjalin dalam pertemuan formal, tetapi juga hadir melalui kerja nyata dalam memberikan informasi yang akurat, menjaga ruang publik tetap kondusif, dan mengawal persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat Batam.














