Cilacap, STB – Sebanyak 1.629 warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, menerima Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras dari pemerintah melalui Perum BULOG.
Total bantuan yang disalurkan mencapai 48.870 kilogram beras atau sekitar 48,8 ton. Penyaluran secara simbolis dilakukan di kawasan Teluk Penyu, Cilacap.
Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari penugasan pemerintah untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
“Bantuan Pangan Beras ini merupakan bentuk perhatian Presiden RI dalam menjaga ketahanan pangan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Ahmad Rizal.
Ia memastikan BULOG akan terus menyalurkan bantuan pangan sesuai penugasan pemerintah untuk periode Oktober hingga Desember 2026.
Menurut Ahmad Rizal, penerima bantuan ditetapkan berdasarkan data desil 1 sampai 4 dari Kementerian Sosial. Penggunaan data tersebut diharapkan membuat bantuan dapat diterima masyarakat yang menjadi prioritas.
Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Cilacap tidak hanya dilakukan di Desa Menganti. Hingga saat ini, total penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Cilacap mencapai 275.233 orang.
Jumlah beras yang telah disalurkan mencapai 8.256.990 kilogram dan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap. BULOG menyebut penyaluran tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan pemerintah daerah dan TNI untuk memastikan distribusi bantuan berjalan hingga ke masyarakat penerima.
“Keberhasilan penyaluran tidak terlepas dari kolaborasi bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pihak yang turut memastikan proses distribusi berjalan dengan baik,” ujar Ahmad Rizal.
Selain menyalurkan bantuan, BULOG juga memiliki peran dalam menjaga Cadangan Beras Pemerintah (CBP), mulai dari penyerapan hasil panen hingga distribusi beras melalui berbagai program pemerintah.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat, termasuk menghadapi dinamika cuaca dan periode musim kemarau.
Bagi warga penerima, bantuan beras tersebut menjadi penopang kebutuhan rumah tangga di tengah tingginya harga beras di pasaran. Parinah, salah seorang penerima bantuan, mengaku terbantu dengan program tersebut. Ia menerima bantuan sebanyak 30 kilogram beras untuk kebutuhan selama tiga bulan. Menurutnya, harga beras di pasaran saat ini mencapai sekitar Rp14 ribu per kilogram.
“Kondisi sekarang harga beras di pasar mencapai Rp14 ribu per kilogram. Ini cukup membantu karena sehari-hari saya bekerja sebagai buruh serabutan,” ujarnya.
Ia berharap program bantuan pangan dapat terus membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama keluarga dengan penghasilan tidak tetap.
Dalam kegiatan penyaluran tersebut turut hadir Danpusenif TNI AD Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan, Danpusdikif TNI AD Brigadir Jenderal TNI Zaiful Rakhman, mantan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi, serta jajaran BULOG Kantor Cabang Banyumas. (*)














