PADANG LAWAS UTARA, STB — Polemik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Gunung Tua Batang Onang, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, memasuki perkembangan baru.
Keturunan Sutan Nasinok Harahap mempersoalkan penyerahan lahan yang menjadi dasar pembangunan koperasi. Sementara pihak kecamatan meminta pembangunan dialihkan ke lokasi lain.
Dr. Kasmudin Harahap, S.H., M.H., yang merupakan bagian dari keturunan atau popparan Sutan Nasinok Harahap, mengatakan penyerahan lahan tersebut tidak dapat dianggap mewakili seluruh keturunan.
Kasmudin, yang juga akademisi, dosen dan peneliti bidang ilmu hukum di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS), menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).
“Penyerahan lahan tersebut hanya diberikan segelintir orang yang tidak dapat dikatakan mewakili seluruh popparan Sutan Nasinok yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan tidak pernah dimusyawarahkan oleh orang-orang tua popparan Sutan Nasinok yang masih hidup,” ujar Kasmudin.
Menurutnya, persoalan keterwakilan tersebut menjadi alasan pihaknya menolak penyerahan lahan untuk pembangunan koperasi di lokasi tersebut.
Di sisi lain, Camat Batang Onang Asmar Hidayat Siregar, SSTP., mengatakan pihaknya telah meminta kepala desa mencari lahan lain untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.
Asmar mengatakan dirinya menandatangani dokumen terkait karena saat itu kepala desa menjamin tidak ada persoalan dengan lahan tersebut.
“Sudah disampaikan ke kades untuk mencari lahan yang lain. Saya tanda tangan karena kades waktu itu sudah menjamin tidak ada masalah dengan lahan,” ujar Asmar.
Asmar juga mengatakan telah menyampaikan kepada Danramil agar pengerjaan di lapangan dihentikan sementara dan kepala desa mencari lokasi lain.
“Saya sudah sampaikan juga ke Pak Danramil untuk menghentikan sementara pengerjaan di lapangan dan agar Danramil menekankan agar kades mencari lahan lain,” katanya.
Ia mengaku saat itu belum mengetahui bahwa lokasi tersebut merupakan kawasan yang memiliki nilai sejarah.
“Saya tidak tahu waktu itu kalau lokasinya adalah lokasi bersejarah,” ujarnya.














