Lubukbaja Carnival 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Amsakar Ajak Warga Jaga Persatuan.

Batam, STB – Ribuan warga memadati kawasan Nagoya Thamrin City, Kecamatan Lubukbaja, Batam, Kepulauan Riau, saat Lubukbaja Carnival 2026 digelar, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Lubukbaja.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka langsung kegiatan yang diikuti lebih dari 100 komunitas dan organisasi kemasyarakatan.

Beragam kegiatan ditampilkan dalam pesta rakyat tersebut, mulai dari parade budaya, pertunjukan musik, hingga pembagian hadiah dan doorprize.

Amsakar mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Menurut dia, perayaan HUT RI tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi.

Mari kita jadikan peringatan HUT RI ini sebagai sarana memperkuat tali silaturahmi dan menghentikan narasi yang kontraproduktif,” kata Amsakar dalam sambutannya.

Amsakar ingatkan warga bijak bermedia sosial

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

Dia meminta warga tidak menjadikan upaya mengejar popularitas di media sosial sebagai alasan untuk menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

“Saya mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh, apalagi menyebarkan informasi di media sosial yang belum pasti kebenarannya hanya demi mengejar viral, like, atau subscriber,” ujarnya.

Amsakar menilai penggunaan media sosial secara bijak penting untuk menjaga suasana masyarakat tetap kondusif.

Jelaskan revitalisasi Pasar Induk

Selain persoalan persatuan dan penggunaan media sosial, Amsakar turut menjelaskan sejumlah persoalan pembangunan dan pengelolaan aset daerah kepada masyarakat.

Salah satunya terkait revitalisasi Pasar Induk.

Amsakar memastikan proses pengelolaan aset tersebut dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut dia, proses tersebut melibatkan penilaian resmi dari Kementerian Keuangan melalui Badan Penilaian Aset Negara dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Proses itu juga mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri Batam.

“Proses lelang telah dilaksanakan dua kali sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku hingga menetapkan pemenang resmi secara transparan,” kata Amsakar.

Target pembangunan pipa air selesai pertengahan September

Amsakar juga menyampaikan perkembangan penanganan gangguan pasokan air bersih yang sebelumnya berdampak terhadap sejumlah wilayah di Batam.

Kebocoran pipa utama di kawasan Muka Kuning sempat memengaruhi distribusi air ke sejumlah wilayah, termasuk Batu Aji, Sagulung, Tanjung Riau, hingga Sekupang.

Menurut Amsakar, salah satu tantangan dalam menjaga keandalan jaringan distribusi air adalah usia pipa yang telah mencapai sekitar 30 tahun.

Pemerintah bersama pihak terkait terus melakukan perbaikan dan penanganan jaringan.

Untuk proyek penambahan pipa distribusi air bersih ke kawasan Lubukbaja, Bengkong, dan Batu Ampar, kami targetkan tuntas pada pertengahan September mendatang,” ujar Amsakar.

Amsakar menegaskan, bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, pemerintah daerah akan terus memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Dia juga meminta dukungan masyarakat agar berbagai program pemerintah dan percepatan pembangunan infrastruktur di Batam dapat berjalan sesuai rencana.

“Doakan kami diberikan kesehatan agar saya bersama Ibu Wakil Wali Kota dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Amsakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *