Batam, STB – Pemerintah Kota Batam membuka peluang investasi strategis di sektor kesehatan dengan menerima kunjungan kehormatan manajemen KPJ Healthcare Berhad, salah satu jaringan rumah sakit terbesar di Malaysia, Kamis (5/2/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Batam, Lantai V, dan menjadi langkah awal penjajakan kerja sama investasi layanan kesehatan berteknologi tinggi di Batam.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan Batam ke depan, seiring dengan upaya menjadikan Batam sebagai pusat layanan kesehatan regional yang kompetitif.
“Pemerintah Kota Batam sangat terbuka terhadap investasi di bidang kesehatan, terutama yang membawa teknologi modern, peningkatan kualitas layanan, serta transfer pengetahuan bagi tenaga medis lokal,” ujar Amsakar.
Dalam pertemuan tersebut, manajemen KPJ Healthcare memaparkan potensi pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi mutakhir, termasuk pemanfaatan teknologi robotik medis untuk penanganan penyakit tertentu. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan akurasi tindakan medis sekaligus mempercepat proses pemulihan pasien.
Amsakar menilai, kehadiran investor kesehatan berskala internasional seperti KPJ Healthcare dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Batam, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke luar daerah maupun ke luar negeri.
“Kami ingin masyarakat Batam memperoleh layanan kesehatan berstandar internasional di daerah sendiri. Investasi kesehatan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal kualitas SDM, teknologi, dan keberlanjutan pelayanan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Eksekutif KPJ Wilayah Selatan, Maisarah Omar, menyampaikan ketertarikan pihaknya terhadap potensi Batam sebagai kawasan strategis untuk pengembangan investasi layanan kesehatan.
“Kami melihat Batam memiliki posisi geografis yang sangat strategis dan peluang besar untuk pengembangan layanan kesehatan modern. Teknologi robotik dan inovasi medis yang kami kembangkan terbukti meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pasien,” ujar Maisarah.
Ia menambahkan, KPJ Healthcare berkomitmen untuk menghadirkan investasi kesehatan yang berorientasi pada kualitas layanan, keselamatan pasien, serta kolaborasi jangka panjang dengan pemerintah daerah.
Pertemuan ini turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdako Batam Heriman H.K, Direktur RSUD Embung Fatimah Batam dr. Roro Sri Widjayanti, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam Reza Khadafi, yang menegaskan kesiapan Pemko Batam dalam memfasilitasi iklim investasi kesehatan yang kondusif.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat mendorong realisasi investasi sektor kesehatan yang berdampak langsung pada peningkatan akses, mutu, dan daya saing layanan kesehatan, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi investasi kesehatan di wilayah barat Indonesia.














