Daerah  

Vihara Cetya Hui Tek Kiong Berbagi 1.000 Paket Beras untuk Ojol dan Warga Batam

Batam, STB — Peresmian Gedung Vihara Cetya Hui Tek Kiong di Kecamatan Lubuk Baja, Batam, diwarnai aksi kepedulian sosial. Sebanyak 1.000 paket beras, masing-masing seberat 5 kilogram, dibagikan kepada 300 pengemudi ojek online (ojol) dan 700 warga, Minggu (25/10/2026).

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian vihara di bawah naungan Yayasan Mitra Mulia Yapindo untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.

Juru Bicara Vihara Cetya Hui Tek Kiong, Efendi Tan, mengatakan kegiatan berbagi merupakan bagian dari komitmen vihara untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Semangat berbagi tidak seharusnya hanya hadir saat perayaan hari besar, ulang tahun, ataupun peresmian tempat ibadah,” ujar Efendi.

Menurutnya, vihara tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan nilai kemanusiaan, welas asih, dan kepedulian tanpa membedakan latar belakang.

Ia mengatakan, kegiatan sosial serupa rutin dilakukan di sejumlah permukiman warga. Ke depan, pengurus vihara juga berencana menyalurkan bantuan ke beberapa panti asuhan.

“Kegiatan serupa kerap kami lakukan di berbagai permukiman warga, terutama di sekitar vihara. Ke depan, kami juga akan masuk ke beberapa panti asuhan untuk berbagi,” katanya.

Vihara Cetya Hui Tek Kiong telah hadir di Batam sejak 2010, setelah berpindah dari Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Saat ini, jumlah jemaatnya sekitar 400 orang.

“Untuk jumlah jemaat, kita tidak ada batasan, kita terbuka,” ucap Efendi.

Pembagian bantuan dilakukan menggunakan kupon agar penyaluran berlangsung tertib. Babinsa dan personel Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Baja turut membantu pengamanan karena banyaknya warga yang hadir.

Ojol Apresiasi Kepedulian Vihara

Perwakilan pengemudi ojol Kota Batam sekaligus Ketua Komando, Feriandi Tarigan, mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada para pengemudi dari berbagai platform.

“Ada 300 paket beras disalurkan kepada komunitas kami dari berbagai platform, di antaranya Gojek, Grab, Maxim, dan Shopee,” kata Feriandi.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak, termasuk pengelola rumah ibadah, untuk memperluas kegiatan sosial dan membantu masyarakat sesuai kemampuan masing-masing.

Peresmian gedung vihara yang rampung dibangun dalam waktu tujuh bulan itu pun menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan hubungan baik dengan masyarakat di sekitarnya.

Exit mobile version