Daerah  

Operasi Patuh Toba 2026, Polres Tapsel Libatkan 36 Personel

TAPANULI SELATAN, STB — Polres Tapanuli Selatan menggelar Operasi Patuh Toba 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Sebanyak 36 personel dikerahkan untuk menekan pelanggaran lalu lintas serta mengurangi risiko kecelakaan dan fatalitas korban.

Operasi tersebut diawali dengan apel gelar pasukan di Lapangan Apel Mapolres Tapanuli Selatan, Senin (26/10/2026), dipimpin Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M.

Dalam amanatnya, Anton menegaskan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari penindakan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

“Melalui kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat, Operasi Patuh Toba 2026 diarahkan untuk menekan angka pelanggaran, kecelakaan dan fatalitas korban sekaligus mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, lancar dan berkeselamatan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengatakan, operasi mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan represif secara humanis, profesional, serta berkeadilan. Edukasi dan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, sedangkan patroli difokuskan pada lokasi rawan pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan.

Anton juga meminta personel mengutamakan penegakan hukum yang transparan dan terukur, serta memberikan teguran terhadap pelanggaran tertentu yang masih dapat dibina. Seluruh anggota diminta bekerja sesuai standar operasional prosedur dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Operasi Patuh Toba 2026 menyasar sembilan jenis pelanggaran, yakni tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak memakai sabuk keselamatan, menggunakan telepon seluler saat berkendara, melanggar batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melanggar ketentuan jumlah penumpang, menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis termasuk knalpot tidak sesuai standar, berkendara tanpa SIM, serta kendaraan tanpa STNK atau digunakan tidak sesuai peruntukannya.

Apel gelar pasukan turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, Ketua DPRD Tapanuli Selatan H. Rahmat Nasution, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, TNI, Brimob, Subdenpom, dan pemangku kepentingan terkait.

Melalui operasi ini, Polres Tapanuli Selatan berharap kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas meningkat sehingga keselamatan pengguna jalan semakin terjaga.

Exit mobile version