Screenshot
Jakarta, STB – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi menerbitkan Sustainability Report (SR) 2025 yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis dan transformasi perusahaan.
Laporan tersebut menjadi gambaran berbagai langkah yang dilakukan TelkomGroup untuk memperkuat pertumbuhan bisnis berkelanjutan di tengah pesatnya perkembangan industri digital dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, mengatakan keberlanjutan kini menjadi bagian penting dalam strategi perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang sekaligus memperkuat daya saing bisnis.
“Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital,” ujar Gunawan dalam keterangan resmi, Selasa (17/6/2026).
Dalam laporan tersebut, implementasi ESG TelkomGroup dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business.
Pada pilar Save Our Planet, TelkomGroup fokus mendorong transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui pengelolaan emisi, efisiensi energi, optimalisasi penggunaan sumber daya, serta pengembangan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan, termasuk green data center.
Salah satu capaian penting yang dicatat dalam Sustainability Report 2025 adalah peluncuran Climate Transition Plan untuk pertama kalinya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mengintegrasikan risiko iklim ke dalam perencanaan bisnis jangka panjang.
Sementara itu, melalui pilar Empower Our People, TelkomGroup terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia dan budaya kerja yang inklusif.
Hingga 2025, sekitar 21 persen posisi manajerial di TelkomGroup ditempati perempuan. Selain itu, lebih dari 20,2 persen talenta perusahaan telah masuk dalam kategori digital talent guna mendukung kebutuhan industri digital di masa depan.
Di sektor pemberdayaan ekonomi, TelkomGroup juga mencatat sekitar 12,6 persen UMKM binaan berhasil naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital dan program pendampingan yang berkelanjutan.
Adapun pada pilar Elevate Our Business, perusahaan memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembentukan Direktorat Legal & Compliance pada 2025 untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, perlindungan data, dan keamanan informasi.
Selain itu, Telkom terus mengembangkan berbagai infrastruktur digital strategis, seperti data center, jaringan fiber optik, menara telekomunikasi, hingga konektivitas internasional untuk mendukung pertumbuhan layanan digital, cloud computing, big data, dan kecerdasan artifisial (AI).
Melalui penguatan infrastruktur digital, pengembangan talenta, tata kelola perusahaan, dan strategi transisi rendah karbon, Telkom menargetkan dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.
Batam, STB – BP Batam menerima kunjungan Kepala Staf Komando Armada (Kaskoarmada) I Tanjungpinang, Laksamana…
Batam, STB – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi air bersih di jalur Simpang Plamo menuju…
Batam, STB - Pemerintah Kota Batam terus memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui program BPJS…
Batam, STB - Kabar menarik bagi masyarakat Batam yang sedang berencana membeli kendaraan baru. PT…
Batam, STB – Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat realisasi investasi sebesar…
Batam, STB - Pemerintah Kota Batam melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mematangkan persiapan pelaksanaan…