Batam, STB – Tren digitalisasi perdagangan yang semakin pesat selama Ramadhan mendorong meningkatnya aktivitas belanja online masyarakat. Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara aman di tengah maraknya promo daring menjelang Idulfitri.
Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan perkembangan ekosistem digital saat ini membuat masyarakat semakin mudah mengakses berbagai layanan, termasuk transaksi belanja melalui platform daring, aplikasi marketplace, maupun media sosial.
Menurutnya, momentum Ramadan hingga Lebaran menjadi salah satu periode dengan aktivitas digital tertinggi karena banyaknya program promosi seperti flash sale, diskon THR, hingga promo mudik yang digelar berbagai platform.
“Digitalisasi membuat masyarakat semakin mudah berbelanja dan mengakses berbagai layanan secara online. Namun di sisi lain, masyarakat juga harus semakin cerdas dalam memanfaatkan teknologi agar tidak menjadi korban kejahatan siber,” ujar Rudi di Kantor Diskominfo Batam, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah malvertising, yaitu iklan digital berbahaya yang menyisipkan tautan palsu atau malware untuk mencuri data pengguna.
Menurut Rudi, iklan semacam ini sering kali dibuat menyerupai promosi resmi dari marketplace atau merek tertentu sehingga terlihat meyakinkan bagi pengguna internet.
Jika pengguna tidak teliti dan langsung mengklik tautan tersebut, risiko yang dapat terjadi antara lain kebocoran data pribadi, peretasan akun, hingga akses tidak sah ke rekening atau dompet digital.
“Banyak iklan di internet yang terlihat seperti promo resmi, padahal sebenarnya mengarahkan pengguna ke situs palsu. Karena itu penting bagi masyarakat untuk melakukan verifikasi sebelum mengklik atau melakukan transaksi,” katanya.
Seiring meningkatnya aktivitas ekonomi digital, Diskominfo Batam juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran keamanan digital sebagai bagian dari literasi teknologi.
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain memeriksa alamat situs atau URL sebelum mengklik tautan, memastikan situs menggunakan protokol keamanan https, serta mengakses promo hanya melalui aplikasi atau situs resmi dari platform terkait.
Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak mudah tergiur tawaran diskon yang tidak masuk akal serta menghindari mengklik iklan pop-up dari sumber yang tidak jelas.
Rudi berharap masyarakat Batam dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara optimal sekaligus tetap menjaga keamanan data pribadi saat beraktivitas di ruang siber.
“Digitalisasi memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat. Namun pemanfaatannya harus dibarengi dengan literasi digital yang baik agar aktivitas online tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Batam, STB - Pemerintah memastikan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Batam relatif stabil…
Batam, STB – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga…
Batam, STB - Majelis Sholawat Asy Syifa Sekupang menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat…
Purbalingga, STB – Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat sinergi untuk meningkatkan…
Batam, STB - Polda Kepulauan Riau bersama Polresta Barelang membeberkan fakta hukum terkait penanganan…
Purwokerto, STB — Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, layanan penukaran uang pecahan baru yang digelar…