Nasional

Polisi Muda Tewas Diduga Dianiaya Senior di Mess Polda Kepri, Propam Lakukan Penyelidikan

Batam, STB – Kabar duka menyelimuti institusi kepolisian di Kepulauan Riau. Seorang anggota polisi muda, Bripda Natanael Simanungkalit (20), meninggal dunia secara tragis usai diduga menjadi korban penganiayaan di lingkungan Mess Polda Kepri, pada Senin (13/4/2026) malam.

Korban yang diketahui baru saja lulus pendidikan kepolisian dan belum lama bertugas itu diduga dianiaya oleh sejumlah seniornya. Informasi yang beredar menyebutkan, pelaku penganiayaan diduga lebih dari empat orang.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di area mess yang seharusnya menjadi tempat istirahat bagi anggota. Namun, situasi berubah mencekam ketika korban diduga mengalami pengeroyokan yang mengakibatkan luka serius di sejumlah bagian tubuh.

Akibat penganiayaan tersebut, Bripda Natanael mengalami kondisi kritis dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa dini hari.

Insiden ini sontak menimbulkan keprihatinan mendalam, tidak hanya di internal kepolisian, tetapi juga di tengah masyarakat. Kasus ini kembali mengangkat isu kekerasan di lingkungan institusi, khususnya yang melibatkan relasi senior dan junior.

Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, saat dikonfirmasi di RS Bhayangkara Batam, menyatakan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Kami sedang menelusuri dan langsung menindaklanjuti. Proses akan dilakukan secara cepat,” tegas Eddwi.

Ia memastikan bahwa Propam Polda Kepri akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap kronologi pasti kejadian, termasuk mengidentifikasi jumlah serta peran masing-masing pihak yang terlibat.

Sejumlah saksi dari kalangan anggota yang berada di lokasi kejadian juga disebut telah dimintai keterangan. Selain itu, pihak kepolisian tengah mengumpulkan alat bukti untuk memperkuat proses penyelidikan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait motif di balik dugaan penganiayaan tersebut. Namun, dugaan sementara mengarah pada tindakan kekerasan yang melibatkan hubungan senioritas di lingkungan internal.

Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara transparan dan profesional. Jika terbukti adanya pelanggaran hukum maupun kode etik, para pelaku akan diproses sesuai aturan yang berlaku, baik secara pidana maupun disiplin kepolisian.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pola pembinaan serta pengawasan di internal institusi, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Sementara itu, keluarga korban dikabarkan telah mendapatkan pendampingan, dan proses penanganan jenazah dilakukan di RS Bhayangkara Batam.

Penyelidikan masih terus berlangsung, dan pihak kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan kasus ini secara terbuka kepada publik.

Redaksi Admin

Recent Posts

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

12 hours ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

1 day ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

2 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

3 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

3 days ago

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…

3 days ago