Daerah

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas Luncurkan 25 PKBM Surya Muhammadiyah untuk Anak Putus Sekolah

Banyumas, STB — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas meluncurkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) PKBM Surya Muhammadiyah se-Kabupaten Banyumas. Program ini adalah untuk menyasar anak tidak sekolah, termasuk penyandang disabilitas.

Peluncuran tersebut digelar di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), pada minggu (9/8). Saat ini, sebanyak 25 PKBM Surya Muhammadiyah telah berdiri di hampir seluruh kecamatan di Banyumas.

Ketua PDM Banyumas M. Djohar, mengatakan PKBM tersebut hadir untuk membuka akses pendidikan kesetaraan bagi warga yang belum memperoleh kesempatan menyelesaikan pendidikan formal.

“Intinya, tidak ada alasan untuk tidak sekolah. Semua anak-anak harus bisa melanjutkan sekolah” tegas Djohar.

Selain anak putus sekolah, PKBM Surya Muhammadiyah juga menyasar penyandang disabilitas, baik fisik, mental maupun intelektual. PDM Banyumas menggandeng komunitas inklusif dan sejumlah unsur persyarikatan untuk mendukung program tersebut.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, mengapresiasi langkah Muhammadiyah tersebut. Menurutnya, kolaborasi melalui PKBM dapat membantu pemerintah menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Banyumas.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah akan terus bersinergi agar seluruh warga Banyumas mendapatkan hak pendidikannya,” ujarny.

Dukungan juga disampaikan Anggota DPRD Jawa Tengah Bintang Romadhon. Ia menilai pendidikan kesetaraan yang inklusif penting untuk memastikan tidak ada generasi muda yang tertinggal.

Dalam peluncuran ini turut dihadiri Wakil Rektor III UMP Ikhsan Mujahid, Direktur PNFI Kemendikdasmen RI I Gusti Made Ardana, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kegiatan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa, termasuk peserta didik penyandang disabilitas.

PDM Banyumas berharap keberadaan 25 PKBM Surya Muhammadiyah dapat memperluas akses pendidikan dan memberikan kesempatan bagi anak tidak sekolah untuk kembali belajar melalui jalur pendidikan kesetaraan. (*)

Redaksi

Recent Posts

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

8 hours ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

1 day ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

2 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

3 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

3 days ago

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…

3 days ago