Daerah

MPLS Ramah 2026 Dimulai di Banyumas, Perploncoan Dihapus, 250 Siswa SD Terima Tablet dan Kacamata AI

Purwokerto, STB – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dimulai di Kabupaten Banyumas, Senin (13/7/2026). Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan tidak ada lagi ruang bagi praktik perploncoan dalam kegiatan orientasi siswa. Sebagai bagian dari pembukaan MPLS Ramah, sebanyak 250 siswa sekolah dasar juga menerima bantuan tablet dan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses belajar.

 

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas, Agus Nur Hadie, saat apel pembukaan MPLS Ramah di halaman Pendopo Si Panji, Purwokerto. Menurutnya, seluruh satuan pendidikan wajib menerapkan konsep MPLS yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

 

“Tidak boleh ada lagi praktik perploncoan. Yang ada adalah MPLS yang ramah,” tegas Agus.

 

MPLS Ramah digelar selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, potensi diri, serta membangun karakter sebelum mengikuti proses pembelajaran.

 

Agus mengatakan sekolah harus menjadi rumah kedua bagi para siswa, tempat yang menghadirkan rasa aman, nyaman, bahagia, dan penuh kasih sayang. Menurutnya, suasana tersebut akan mendorong siswa lebih bersemangat dalam belajar.

 

“MPLS Ramah harus mampu menciptakan kondisi satuan pendidikan yang menyenangkan, produktif, bahagia, serta menumbuhkan semangat belajar dan rasa tanggung jawab dalam mengikuti pembelajaran,” ujarnya.

 

Pelaksanaan MPLS Ramah tahun ini melibatkan ribuan satuan pendidikan di Kabupaten Banyumas, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK hingga madrasah.

 

Pada jenjang SMA/sederajat terdapat 14 SMA negeri, 23 SMA swasta, 10 SMK negeri, 70 SMK swasta, 3 MA negeri, dan 22 MA swasta. Sementara jenjang SMP/sederajat diikuti 73 SMP negeri, 101 SMP swasta, 3 MTs negeri, dan 56 MTs swasta. Adapun pada jenjang SD/sederajat, kegiatan dilaksanakan di 749 SD negeri, 60 SD swasta, 3 MI negeri, dan 185 MI swasta.

 

Dalam kesempatan yang sama, para siswa juga ikut memberikan bantuan berupa 250 unit tablet bagi siswa sekolah dasar. Tablet tersebut diprioritaskan untuk mendukung pembelajaran siswa, terutama di wilayah terpencil maupun daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar pemanfaatan teknologi dalam proses belajar semakin merata.

 

Selain tablet, juga menyerahkan kacamata pintar berbasis AI yang dilengkapi fitur pembaca dokumen teks menjadi suara. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu proses belajar, khususnya bagi peserta didik yang membutuhkan dukungan aksesibilitas.

 

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap seluruh peserta didik baru dapat memulai tahun ajaran dengan pengalaman yang positif, mengenal lingkungan sekolah tanpa tekanan, sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama. (*)

Redaksi

Recent Posts

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

9 hours ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

1 day ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

2 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

3 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

3 days ago

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…

3 days ago