DPRD

Ketua DPRD Batam Terima Penghargaan Kolaborasi Investasi 2026 dari BP Batam

Batam, STB – Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin menerima penghargaan Kolaborasi Investasi Tahun 2026 dalam acara yang diselenggarakan oleh BP Batam di Grand Mercure Batam Centre, Senin (16/3/2026) sore.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Batam yang juga Ex Officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dan disaksikan oleh Wali Kota Batam yang juga Ex Officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Selain Ketua DPRD Batam, sejumlah pemangku kepentingan yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif mereka dalam mendorong pertumbuhan investasi di Kota Batam. Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah lembaga dan instansi yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan Batam.

Kamaluddin menyampaikan terima kasih kepada pimpinan BP Batam atas penghargaan yang diberikan. Ia menilai apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam pembangunan daerah.

“Tentu apresiasi ini akan menjadi penyemangat bagi kita untuk terus bersinergi dan berkolaborasi memberikan yang terbaik bagi pembangunan Kota Batam, termasuk dalam mendorong pertumbuhan investasi,” ujar Kamaluddin.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. Dengan kekompakan seluruh pihak, ia meyakini berbagai tantangan dan hambatan dapat dihadapi serta diselesaikan secara bersama.

Sementara itu, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayai Batam sebagai salah satu tujuan investasi di Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang mempercayai Batam sebagai tujuan investasi. Kepercayaan tersebut adalah amanah yang akan terus kami jaga dengan kerja nyata dan perbaikan berkelanjutan,” kata Amsakar.

Ia menjelaskan, tahun 2025 menjadi periode yang berarti bagi Batam karena mampu menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu indikatornya adalah penurunan angka kemiskinan di Batam dari 4,8 persen pada 2024 menjadi 3,8 persen pada 2025.

“Artinya pertumbuhan ekonomi yang terjadi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Investasi yang meningkat harus berjalan beriringan dengan menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran. Itu berarti kita berada pada jalur yang tepat,” ujarnya.

Redaksi Admin

Recent Posts

Musim Paceklik Ikan di Samudra, SNI Cilacap Salurkan 500 Paket Sembako untuk Nelayan

Cilacap, STB - Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) Cilacap menyalurkan 500 paket sembako dan santunan uang…

15 hours ago

B P Batam Beri Penghargaan Mitra Strategis, Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

  Batam, STB — Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra strategis dalam…

17 hours ago

Amsakar: Perda Administrasi Kependudukan Perkuat Pelayanan Publik di Batam

Batam, STB - Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk memperkuat…

19 hours ago

Bongkar Peredaran 200 Gram Sabu, Kurir Jaringan Jakarta Ditangkap Satresnarkoba Polresta Banyumas

Purwokerto, STB - Satuan Reserse Narkoba Polresta Banyumas berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat…

2 days ago

DPRD Batam Sahkan Perda Administrasi Kependudukan, Raperda PSU Perumahan Ditunda 60 Hari

Batam, STB — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat paripurna dengan agenda…

2 days ago

KKP Bersama Nelayan Gelar Simulasi Kebakaran Kapal di PPS Cilacap Jelang Lonjakan Aktivitas Lebaran

Cilacap, STB — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar apel siaga dan simulasi penanggulangan kebakaran…

2 days ago