Daerah

Gempa Guncang Cilacap, 21 KA di Daop 5 Sempat Berhenti hingga 66 Menit

Purwokerto, STB – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto memastikan perjalanan kereta api di wilayah operasionalnya kembali berjalan aman dan normal setelah gempa bumi magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Cilacap dan sekitarnya, Jumat (4/9) sekitar pukul 12.05 WIB.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin mengatakan, sebanyak 21 perjalanan kereta api sempat dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) sebagai langkah antisipasi menyusul terjadinya gempa.

“Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 21 perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto sempat dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB). Tindakan tersebut merupakan prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan KA tetap aman,” ujarnya.

Selama pemberhentian sementara, petugas KAI langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian di lintasan terdampak. Pemeriksaan mencakup jalur rel, jembatan, terowongan, serta berbagai fasilitas pendukung operasional.

Hasilnya, seluruh prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 5 Purwokerto dinyatakan aman dan tidak ditemukan kerusakan akibat gempa. Setelah lintasan dipastikan aman dan laik dilalui, perjalanan kereta api kembali dilanjutkan.

Akibat adanya gempa ini, sebanyak 21 perjalanan KA mengalami BLB dengan durasi pemberhentian antara 12 hingga 66 menit. Kereta yang terdampak di antaranya KA 110 Fajar Utama Yogya, KA 106 Gajahwong, KA 16 Argo Dwipangga, KA 46 Taksaka, KA 188 Joglosemarkerto, KA 10C Argo Wilis, KA 114C Sawunggalih, KA 78D Lodaya, KA 6 Argo Semeru, dan KA 89 Gaya Baru Malam Selatan.

Selain itu, terdapat KA 69 Malabar, KA 291 Kutojaya Selatan, KA 51F Purwojaya, KA 275B Pasundan, KA 8005 Angkutan Barang, KA 143B Madiun Jaya, KA 2623 Angkutan Barang, KA 75B Mataram, KA 201 Joglosemarkerto, KA 61B Manahan, serta KA 161 Bangunkarta.

KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan akibat pemberhentian sementara tersebut. KAI juga mengapresiasi kesabaran dan pengertian pelanggan selama proses pemeriksaan prasarana berlangsung.

Pemeriksaan terhadap prasarana perkeretaapian akan terus dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan pelanggan, awak sarana, serta kelancaran operasional perjalanan kereta api. (*)

Redaksi

Recent Posts

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

2 hours ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

19 hours ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

2 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

2 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

2 days ago

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…

3 days ago