Screenshot
NTT, STB — Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa bermagnitudo 7,7 tersebut terjadi di wilayah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, sekitar pukul 04.58 WIB.
BMKG langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah hasil pemodelan menunjukkan adanya potensi gelombang tsunami di NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sejumlah wilayah NTT dan Sulsel masuk status SIAGA, dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 hingga 3 meter.
Wilayah yang masuk ancaman siaga antara lain Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Ende, Flores, serta Jeneponto di Sulsel.
Sementara status WASPADA dengan potensi gelombang kurang dari 0,5 meter berlaku di sejumlah wilayah lainnya, termasuk Flores Timur, Bima, Dompu, dan Wajo.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir terdampak, untuk segera menjauh dari pantai dan mengikuti informasi serta arahan resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.
UPDATE: Informasi mengenai dampak gempa, kondisi wilayah pesisir, serta perkembangan peringatan tsunami masih terus diperbarui oleh BMKG.
Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…
LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…
Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…
PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…
PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…
Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…