Daerah

Batam Percepat Digitalisasi, Amsakar Dorong Pelayanan Publik Berbasis Teknologi

Batam, STB – Pemerintah Kota Batam terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik. Hal itu ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Batam 2026 di Harris Hotel Batam Centre, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menyusun peta jalan digitalisasi daerah atau roadmap Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Batam 2026–2030, agar pelayanan pemerintah semakin cepat, transparan, dan efisien.

Amsakar mengatakan perkembangan teknologi saat ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah. Menurutnya, sistem digital bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam membangun tata kelola pemerintahan modern.

“Digitalisasi harus mampu memberikan perubahan nyata. Dengan teknologi, pelayanan bisa lebih cepat, lebih terbuka, dan pengelolaan pendapatan daerah juga menjadi lebih baik,” ujar Amsakar.

Ia menilai Batam memiliki peluang besar untuk menjadi kota berbasis teknologi karena masyarakatnya sudah terbiasa menggunakan layanan digital dan didukung infrastruktur yang memadai. Karena itu, konsep Batam Smart City dinilai semakin realistis untuk diwujudkan.

Sejumlah inovasi digital sebelumnya telah diterapkan, seperti penggunaan tapping box untuk memantau transaksi usaha dan pembayaran non-tunai dalam layanan pemerintah. Namun, Amsakar meminta inovasi terus diperluas, termasuk pada sektor parkir dan pengelolaan sampah.

Menurutnya, sistem digital dapat mengurangi proses manual yang selama ini memakan waktu serta menekan potensi kebocoran pendapatan daerah.

“Ke depan pengelolaan parkir dan persampahan harus berbasis teknologi agar lebih aman, nyaman, dan akurat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Batam, Raja Azmansyah, menjelaskan bahwa target digitalisasi hingga 2030 adalah menghadirkan satu sistem pembayaran terpadu untuk pajak dan retribusi daerah.

Dengan sistem tersebut, masyarakat nantinya dapat melakukan pembayaran berbagai layanan pemerintah melalui satu saluran digital yang lebih mudah diakses.

“Tujuannya agar pelayanan lebih sederhana dan masyarakat semakin mudah menggunakan layanan pemerintah,” ujar Raja.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Batam berharap kemajuan teknologi tidak hanya mempermudah pelayanan publik, tetapi juga memperkuat Batam sebagai kota modern yang siap bersaing di era digital.

Redaksi Admin

Recent Posts

Polwan Dituntut Tak Sekadar Melayani, Kapolres Tapsel: Harus Jadi Bagian dari Solusi

TAPANULI SELATAN, STB – Polisi wanita (Polwan) dituntut tidak hanya hadir menjalankan tugas Kepolisian, tetapi…

14 hours ago

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

2 days ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

2 days ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

4 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

4 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

4 days ago