Amsakar Apresiasi Kekompakan Warga Batu Aji dan Batam Kota Saat Puncak HUT ke-81 RI

BATAM, STB – Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi kekompakan masyarakat Kecamatan Batu Aji dan Batam Kota dalam memeriahkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Amsakar menghadiri sejumlah kegiatan peringatan HUT RI di dua kecamatan tersebut pada Minggu (27/9/2026).

Di Batu Aji, Amsakar mengikuti kegiatan Bergerak Sehat, Senam Sehat, dan Jalan Santai yang dipusatkan di Aviari Plaza, Kelurahan Buliang.

Ribuan warga mengikuti kegiatan tersebut sejak pagi. Amsakar menilai antusiasme warga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat.

“Saya sangat bangga dan bahagia melihat kekompakan masyarakat Batu Aji hari ini. Antusiasme yang luar biasa ini membuktikan betapa kuatnya rasa persatuan warga dalam menyemarakkan puncak peringatan HUT ke-81 RI,” kata Amsakar.

Hal serupa disampaikan Amsakar saat menghadiri puncak peringatan HUT RI tingkat Kecamatan Batam Kota di One Batam Mall, Batam Center.

Kegiatan tersebut diisi perlombaan paduan suara lagu Batamku dan tari kreatif yang melibatkan kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta masyarakat.

Amsakar mengapresiasi kekompakan tokoh masyarakat, aparatur kecamatan dan kelurahan, serta kader PKK yang ikut menyemarakkan kegiatan tersebut.

“Istimewanya, ibu-ibu PKK sangat kompak. Saya harapkan kekompakan yang telah dibangun ini dapat terus ditularkan hingga ke tingkat kelurahan bersama para tokoh masyarakat,” ujarnya.

Amsakar minta warga jaga persatuan

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar mengajak masyarakat menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai sarana memperkuat persatuan.

Ia meminta masyarakat menghindari berbagai hal yang dapat memicu perpecahan dan mengarahkan energi bersama untuk mendukung pembangunan daerah.

“Mari kita saling memperkuat dan saling mendukung. Gunakan energi kolektif kita untuk memberikan kebajikan bagi negeri yang kita cintai ini,” katanya.

Menurut Amsakar, masyarakat juga perlu menyikapi berbagai narasi yang berpotensi melemahkan kebersamaan secara bijak.

“Berhenti memperbincangkan hal-hal yang tidak penting. Jika ada narasi yang sifatnya saling melemahkan, kita yang hadir di sini harus menjadi bagian yang meluruskan,” ujarnya.

Paparkan perkembangan pembangunan Batam

Selain berbicara mengenai persatuan, Amsakar juga menyampaikan sejumlah perkembangan pembangunan Batam selama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan mengalami perkembangan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, investasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga penurunan angka kemiskinan.

Amsakar mengatakan investasi di Batam terus tumbuh, termasuk dari Singapura, Amerika Serikat, dan Australia.

Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), nilai investasi Batam disebut telah mendekati Rp 30 triliun. Sementara berdasarkan perhitungan bottom-up, nilainya mendekati Rp 40 triliun.

“Ini menunjukkan Batam menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional,” katanya.

Ia juga menyampaikan perkembangan 15 program prioritas Pemerintah Kota Batam. Menurut Amsakar, 13 program di antaranya telah terealisasi.

Program tersebut antara lain pemberian seragam sekolah, peningkatan bantuan bagi lansia secara bertahap, serta penyediaan pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi pelaku UMKM melalui kerja sama dengan lima perbankan.

Di bidang ketenagakerjaan, Pemko Batam juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan 30 perusahaan untuk mengalokasikan minimal 20 persen kuota tenaga kerja lokal.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Batam.

Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah masih memprioritaskan penanganan banjir dan pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Kita terus berproses mematangkan solusi jangka panjang, terutama untuk isu strategis seperti penanganan banjir dan optimalisasi pasokan air bersih demi kenyamanan seluruh masyarakat,” ujar Amsakar.

Ia juga mengingatkan camat, sekretaris camat, dan lurah agar menjaga kedisiplinan serta keselarasan dalam menjalankan kebijakan pemerintah.

Menurutnya, kekompakan aparatur kewilayahan diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Batu Aji ditutup dengan pembagian hadiah bagi peserta jalan santai. Sebanyak tujuh nomor kupon beruntung mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp 200.000.

Amsakar berharap semangat kebersamaan yang muncul dalam peringatan HUT RI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam kehidupan masyarakat dan mendukung pembangunan Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *