Daerah

Ajak Pelajar Isi Libur Sekolah dengan Aksi Peduli Lingkungan, Bank Indonesia bersama Pemkab Cilacap Aksi Lepas Tukik dan Bersih Pantai Cilacap

Cilacap, STB — Upaya pelestarian lingkungan terus dilakukan di kawasan wisata Pantai Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap, pada Senin (6/7), saat ratusan warga bersama para siswa mengikuti aksi bersih pantai dalam rangka memperingati Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia. Kegiatan bertajuk “Responsif” (Resik-resik Pantai, Always On, dan Edukatif) ini menjadi wadah edukasi lingkungan sekaligus mengajak para pelajar mengisi masa libur sekolah dengan kegiatan yang bermanfaat.

 

Kegiatan merupakan hasil kolaborasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pendidikan. Sinergi tersebut juga dirangkaikan dengan Festival Nelayan 2026 sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan kawasan pesisir.

 

Selain aksi bersih pantai, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah, pelestarian lingkungan, serta literasi keuangan melalui program Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Kegiatan juga diwarnai pelepasan 50 ekor tukik atau anakan penyu ke perairan Teluk Penyu sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut.

 

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Mahdi Abdillah, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi keuangan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

 

“Selain edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah, kami juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Karena itu kami melakukan aksi bersih pantai sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Cilacap,” katanya.

 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap juga melepas Tim Kas Keliling 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil) untuk memberikan layanan penukaran uang dan edukasi rupiah hingga ke wilayah yang sulit dijangkau.

 

Martin, salah seorang siswa mengaku senang dapat mengisi masa libur sekolah dengan aktivitas yang memberikan pengalaman sekaligus pengetahuan baru. Dirinya juga sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

 

“Saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. Selain menambah pengetahuan, kami jadi lebih memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena membuat libur sekolah diisi dengan kegiatan positif yang memberikan pengalaman langsung di lapangan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Saat ini, Kabupaten Cilacap menghasilkan hampir 1.000 ton sampah setiap hari, sementara kapasitas pengolahan yang tersedia masih terbatas.

 

Karena itu, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah hingga penguatan bank sampah di tingkat desa menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ammy mengapresiasi sinergi yang dibangun bersama Bank Indonesia melalui kegiatan di Pantai Teluk Penyu. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi seperti ini menjadi contoh nyata bahwa pelestarian lingkungan hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama antara pemerintah, lembaga, dunia pendidikan, dan masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya diajak membersihkan pantai,  namun juga kepedulian terhadap lingkungan, menjaga ekosistem laut, serta menumbuhkan semangat gotong royong. Diharapkan, kolaborasi ini lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat dan Pantai Teluk Penyu menjadi destinasi wisata yang bersih, dan menjadi andalan bagi Kabupaten Cilacap.

Redaksi

Recent Posts

Koopsudnas Latih Penanganan Pasca-Force Down di Batam, Uji Kesiapan Lintas Instansi

Batam, STB - Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Latihan Penanganan Pasca-Force Down di Bandara…

10 hours ago

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa 2023, Kades Pulau Medang Masuk Bui

LINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan Kepala Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, berinisial…

1 day ago

Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Cilacap Tolak PDSI Digabung ke Elnusa

Cilacap, STB — Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menolak rencana penggabungan PT…

2 days ago

401 Gram Sabu Diamankan di Padangsidimpuan, Polisi Dalami Asal Barang

PADANGSIDIMPUAN, STB — Sebanyak 401,03 gram sabu diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan dari seorang pria berinisial…

3 days ago

Kabut Asap Mulai Terasa di Padangsidimpuan, Polisi Bagikan 3.000 Masker kepada Warga

PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah…

3 days ago

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Batam, STB – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam mencapai Rp2,58 triliun berdasarkan data APBD 2026…

3 days ago