LINGGA – Jabatan dan tempat tugas boleh berubah, tetapi kepedulian terhadap masyarakat kecil tak harus ikut berhenti. Hal inilah yang tercermin dari sosok Iptu Maidir Riwanto, yang hingga kini tetap menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Lingga, khususnya di wilayah Dabo Singkep.
Sejak menjabat sebagai Kapolsek Singkep, kemudian bertugas sebagai Kasat Reskrim Polres Lingga, hingga kini mengemban di Polda Kepri kepedulian Maidir terhadap warga yang membutuhkan terus berlanjut.
Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan berbagi sembako yang rutin dilaksanakan setiap Jumat. Bantuan itu menyasar masyarakat kurang mampu, terutama para lanjut usia (lansia) yang sudah tidak bekerja dan tidak memiliki penghasilan tetap.
Meski kini tak lagi bertugas di Kabupaten Lingga, Maidir tetap berupaya menjaga kegiatan sosial tersebut. Dengan bantuan teman dekat dan kerabat yang berada di Dabo Singkep, penyaluran sembako kepada warga tetap berjalan sebagaimana biasanya.
Kehadiran fisiknya memang tak selalu ada di tengah masyarakat yang pernah mengenalnya. Namun, kepedulian yang telah dibangun selama bertugas di Lingga terus berlanjut melalui bantuan sederhana yang diharapkan dapat meringankan beban warga.
Bagi sebagian orang, paket sembako mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi masyarakat yang hidup dengan keterbatasan ekonomi, bantuan tersebut memiliki arti besar, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hal itu dirasakan Rosi (59), salah seorang warga penerima bantuan. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepadanya dan masyarakat lain yang membutuhkan.
“Terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga kebaikan kalian dibalas dengan yang lebih baik oleh Tuhan. Bantuan ini benar-benar meringankan beban kami dan membantu menopang kebutuhan keluarga kami di tengah situasi ekonomi yang belum stabil saat ini,” ungkap Ros Pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan berbagi yang terus berjalan ini menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Perhatian kecil yang dilakukan secara konsisten pun dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Bagi warga penerima, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako, melainkan juga bentuk perhatian yang membuat mereka merasa tidak dilupakan.
Kisah kepedulian Iptu Maidir Riwanto di Kabupaten Lingga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk menumbuhkan semangat berbagi, tanpa memandang jabatan, tempat bertugas, maupun keadaan.
Sebab, ketika kebaikan dilakukan dengan tulus, jarak dan perubahan tugas bukanlah alasan untuk berhenti peduli terhadap sesama./iNdy














