Daerah  

Puluhan Ribu UMKM Banjarnegara Berpotensi Akses Pembiayaan, OJK Perkuat Inklusi Keuangan

Banjarnegara, STB – Sebanyak 75.924 pelaku UMKM di Kabupaten Banjarnegara berpotensi menjadi sasaran perluasan inklusi keuangan, terutama untuk mengakses pembiayaan guna mengembangkan usaha. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto bersama pemerintah daerah dan industri jasa keuangan mendorong perluasan akses tersebut melalui Kick Off Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Kecamatan Pandanarum, Kamis (8/10).

Kepala OJK Purwokerto, Dinavia Tri Riandari, menegaskan pentingnya pemerataan akses layanan keuangan hingga wilayah pedesaan dan daerah terluar.

“Harapannya dengan inklusi itu literasi keuangan tidak hanya merambah perkotaan tapi juga pedesaan bahkan daerah yang terluar,” ujarnya dalam laporan RRI Purwokerto.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis bantuan pembukaan rekening tabungan dari PT BPR BKK Mandiraja (Perseroda) serta dukungan akses permodalan UMKM melalui PT BPR Surya Yudhakencana dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarnegara.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan Indonesia tercatat 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen. Pemerintah menargetkan indeks inklusi keuangan sebesar 98 persen pada 2045.

Kick Off BIK 2026 di wilayah eks Karesidenan Banyumas digelar melalui 15 kegiatan yang diikuti 840 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, dan ibu rumah tangga. Program ini diharapkan memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan bijak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *