PADANGSIDIMPUAN, STB — Aktivitas warga di sejumlah ruas jalan Kota Padangsidimpuan tetap berjalan di tengah kondisi udara yang mulai berkabut akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pengendara sepeda motor, pengguna mobil hingga masyarakat yang membawa anak tetap beraktivitas di luar ruangan. Di tengah kondisi itu, masker menjadi salah satu perlindungan sederhana untuk mengurangi paparan udara yang terdampak asap.
Merespons kondisi tersebut, jajaran Polres Padangsidimpuan bersama TNI, BPBD dan pihak kecamatan turun ke sejumlah titik untuk membagikan masker kepada masyarakat, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kabag Ops Polres Padangsidimpuan AKP Juliapan Panjaitan, SH itu menyasar pengguna jalan, pengendara roda dua dan roda empat serta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Sebanyak 3.000 masker dibagikan di enam titik, yakni Simpang Tiga Palopat Pijorkoling, Simpang Silandit, Simpang Tugu Siborang, Pos Kota, Simpang Tiga Sadabuan dan depan Terminal Batunadua Kota Padangsidimpuan.
Petugas tidak sekadar membagikan masker. Imbauan mengenai bahaya kabut asap dan pentingnya melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan juga disampaikan kepada warga yang melintas.
Di antara warga yang menerima masker, terdapat pula pengendara yang membawa anak. Pembagian masker tersebut menjadi langkah pencegahan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan perlindungan di tengah kondisi udara yang terdampak asap.
Sementara itu, informasi mengenai potensi hujan Indonesia pada periode 8–14 September 2026 menjadi harapan di tengah kondisi tersebut. Hujan diharapkan dapat membantu mengurangi dampak asap, meski kondisi cuaca tetap bergantung pada perkembangan atmosfer di masing-masing wilayah.
Masyarakat pun diimbau tetap waspada dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih terdampak kabut asap














