Daerah  

Imigrasi Batam Edukasi Pelajar soal Paspor dan Sekolah Kedinasan

Batam, STB – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar Immigration Goes to School di SMA Negeri 3 Batam, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini digelar untuk memberikan edukasi keimigrasian kepada generasi muda, sekaligus memperkenalkan layanan dan prosedur keimigrasian kepada pelajar.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan informasi mengenai Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekim). Sekolah kedinasan itu diperkenalkan sebagai salah satu pilihan pendidikan bagi pelajar yang tertarik melanjutkan pendidikan dan berkarier di bidang keimigrasian.

Selain itu, para siswa mendapat penjelasan mengenai paspor sebagai dokumen perjalanan Republik Indonesia.

Materi yang disampaikan meliputi fungsi paspor, persyaratan yang perlu disiapkan untuk membuat paspor, hingga alur pelayanan paspor di kantor imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengatakan edukasi keimigrasian penting diberikan kepada pelajar sejak dini.

“Paspor bukan sekadar buku kecil yang dibawa ketika bepergian ke luar negeri. Paspor merupakan dokumen perjalanan yang menjadi identitas kita sebagai warga negara ketika melakukan perjalanan antarnegara,” ujarnya.

Menurut dia, pemahaman mengenai paspor penting bagi masyarakat Batam. Hal ini mengingat posisi Batam yang berdekatan dengan sejumlah negara tetangga dan tingginya aktivitas perjalanan ke luar negeri.

“Karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami bagaimana paspor diperoleh dan digunakan secara bertanggung jawab,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Imigrasi Batam juga mendorong pelajar menjadi generasi yang taat aturan, bertanggung jawab dan berintegritas.

Imigrasi Batam berharap kegiatan Immigration Goes to School dapat meningkatkan pemahaman pelajar mengenai keimigrasian, termasuk penggunaan dokumen perjalanan secara benar dan prosedur pelayanan paspor.

Kegiatan edukasi di lingkungan sekolah ini juga menjadi bagian dari upaya Imigrasi Batam mendekatkan informasi dan layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Program tersebut sekaligus mendorong kesadaran hukum keimigrasian sejak usia pelajar, sejalan dengan semangat “Imigrasi untuk Rakyat” yang diusung Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *