TAPANULI SELATAN, STB – Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara Tahun Ajaran 2026/2027 di Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan, Senin (10/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Anton menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi para siswa. Menurutnya, keamanan menjadi salah satu faktor penting agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.
“Polri siap mendukung setiap program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Anton.
Dia mengatakan, para siswa Sekolah Rakyat merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan bersama. Karena itu, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, sekaligus membentuk karakter.
“Dengan lingkungan yang aman, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan memiliki karakter yang baik,” ujarnya.
Selain memastikan dukungan terhadap terciptanya keamanan di lingkungan pendidikan, Anton juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.
Dia berpesan agar para siswa membangun kedisiplinan, menaati aturan, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengganggu pendidikan dan masa depan mereka.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah generasi yang disiplin, patuh terhadap aturan, dan terus berusaha meraih cita-cita,” pesan Anton.
270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu
Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara mulai menjalankan tahun ajaran perdana 2026/2027 dengan menerima sebanyak 270 peserta didik.
Ratusan siswa tersebut terdiri dari 90 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), 90 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Para peserta didik berasal dari keluarga kurang mampu. Mereka telah melalui proses seleksi yang mencakup calon siswa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kehadiran Kapolres dalam kegiatan MPLS tersebut menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap penyelenggaraan pendidikan, khususnya dalam memastikan anak-anak dapat mengikuti proses belajar di lingkungan yang aman dan kondusif.
Program Sekolah Rakyat sendiri diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan membangun masa depan.














