Batam Jadi Percontohan Nasional, BP Batam Tunjukkan Inovasi Digital ke Pemkot Kupang

Batam, STB – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kerja Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Serena C. Francis, di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Jumat (10/4/2026).

Kunjungan ini menegaskan posisi Batam sebagai salah satu percontohan nasional dalam pengembangan pelayanan publik dan perizinan investasi berbasis digital.

Dalam pemaparannya, Amsakar memperkenalkan tiga inovasi utama BP Batam, yakni Dashboard Investasi sebagai command center pemantauan investasi secara real-time, MANTAB (Manajemen Talenta Batam) yang mengintegrasikan kebutuhan tenaga kerja dengan industri berbasis teknologi, serta program Duta Investasi untuk memperkuat promosi daerah.

Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan Dashboard Investasi di ruang Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis. Sistem ini memungkinkan pemantauan langsung aktivitas investasi sekaligus percepatan penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke layanan PTSP di Mall Pelayanan Publik.

Amsakar menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar daerah dalam meningkatkan daya saing.

“Substansinya, ini menjadi komparasi yang baik bagi kedua daerah. Fokusnya adalah mendorong terobosan melalui simplifikasi regulasi, penyederhanaan standar, serta percepatan waktu pelayanan kepada masyarakat,” ujar Amsakar.

Ia menambahkan, penguatan birokrasi harus berorientasi pada kemudahan layanan.

“Birokrasi yang kuat adalah birokrasi yang memudahkan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menyebut Batam sebagai rujukan penting dalam membangun sistem pelayanan publik yang modern, transparan, dan terukur.

“Kami datang untuk menjemput standar baru pelayanan publik. Praktik baik di Batam—transparan, akuntabel, efektif, dan efisien—akan kami adaptasi di Kupang. Dashboard Investasi dan MANTAB menjadi contoh konkret,” ujarnya.

Menurutnya, Batam telah berkembang sebagai lokomotif kawasan strategis sekaligus model pelayanan publik berbasis digital yang layak direplikasi di daerah lain.

Kunjungan ini turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis, Anggota Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad, serta sejumlah pejabat Eselon II.

Melalui kolaborasi ini, Batam dan Kupang diharapkan dapat memperkuat sinergi sebagai kota jasa, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi, pengembangan sumber daya manusia, dan pertukaran tenaga kerja di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *