Batam, STB – Ribuan warga memadati kawasan Yayasan Cipta Dewi Samudera, Sekupang, Sabtu (9/5/2026) malam, dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewi Ma Zu yang berlangsung meriah dengan nuansa seni dan budaya Tionghoa yang kental.
Perayaan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi panitia dan Yayasan Cipta Dewi Samudera yang dinilai sukses menghadirkan perayaan budaya yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi masyarakat, tetapi juga mampu memperkaya daya tarik pariwisata Kota Batam.
Menurutnya, kegiatan budaya seperti perayaan Dewi Ma Zu merupakan bagian penting dari keberagaman budaya yang dimiliki Batam sebagai kota multietnis.
“Perayaan ini luar biasa karena tidak hanya menjaga tradisi dan budaya leluhur, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat. Ke depan, kami berharap HUT Dewi Ma Zu dapat masuk dalam kalender event pariwisata resmi Kota Batam,” ujar Amsakar.
Suasana perayaan semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni budaya, mulai dari atraksi naga dan barongsai, pertunjukan tata cahaya, hingga hiburan rakyat yang menghibur ribuan pengunjung.
Salah satu yang menjadi perhatian dalam perayaan tahun ini adalah pelaksanaan Pawai Kapal Ma Zu yang disebut sebagai yang pertama digelar secara terorganisasi di Indonesia.
Ketua Panitia, Abiko, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan 20 kapal dan 30 jet ski yang berlayar membawa semangat pelestarian budaya maritim masyarakat Tionghoa.
“Ini menjadi sejarah baru bagi perayaan Dewi Ma Zu di Batam. Kami ingin memperkenalkan budaya ini lebih luas sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya,” katanya.
Selain pertunjukan budaya, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi kerakyatan. Sebanyak 15 ribu porsi makanan gratis dibagikan kepada masyarakat dan tersedia 24 tenda gratis untuk 45 pelaku UMKM lokal.
Kegiatan itu dinilai memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk ikut merasakan dampak positif dari event budaya berskala besar tersebut.
Perayaan juga semakin meriah dengan lucky draw berhadiah tiga unit mobil dan tujuh unit sepeda motor yang disambut antusias warga.
Amsakar menilai, keharmonisan masyarakat Batam yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama menjadi kekuatan utama dalam mendukung kemajuan kota.
“Batam tumbuh karena masyarakatnya hidup rukun dan saling mendukung. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kepulauan Riau Asmin Patros dan Bobi Jayanto, Ketua Pembina PSMTI Pusat Edi Husi, Ketua PSMTI Kepri Randy Tan, Ketua Yayasan Cipta Dewi Samudera Hendra Asman, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Batam, STB – Semangat berbagi dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Kenduri Restorasi Partai NasDem di Kota…
Batam, STB – Polresta Barelang menggelar Sholat Iduladha 1447 Hijriah yang dirangkai dengan pemotongan hewan…
Batam, STB – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha…
Jakarta, STB – PT PLN Batam meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Bintang 4 dalam…
Batam, STB — Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan qurban,…
Batam, STB - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Aan Suhanan, mengapresiasi langkah Pemerintah…