Daerah

Operasi Penuh Saat Ramadan, Kilang Cilacap Pasok 348 Ribu Barel BBM per Hari

Cilacap, STB – Memasuki bulan Ramadan, aktivitas di PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit (RU) IV Cilacap tetap berjalan normal. Kilang terbesar di Indonesia itu mempertahankan kapasitas produksi hingga 348 ribu barel per hari guna menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap aman selama periode meningkatnya kebutuhan energi.

Kilang yang berlokasi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah tersebut menjadi tulang punggung suplai energi, khususnya untuk Pulau Jawa. Sekitar sepertiga kebutuhan BBM nasional dipasok dari fasilitas ini.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, mengatakan tidak ada penurunan kapasitas selama Ramadan. Seluruh unit proses tetap dioperasikan sesuai kapasitas terpasang dengan penguatan pengawasan dan kesiapsiagaan personel.

“Ramadan tidak mengurangi fokus kami dalam menjaga keandalan operasional. Justru ini menjadi momentum untuk memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Menurutnya, sistem monitoring dilakukan secara real time dari ruang kontrol utama untuk memastikan setiap parameter operasi berada dalam batas aman. Selain itu, tim teknis di lapangan disiagakan selama 24 jam guna mengantisipasi potensi gangguan.

Koordinasi dengan lini distribusi juga ditingkatkan, terutama menjelang arus mudik dan peningkatan konsumsi BBM serta avtur. Pasokan dari kilang disalurkan ke berbagai terminal BBM, bandara, dan wilayah distribusi lainnya agar tidak terjadi kekosongan stok.

RU IV Cilacap merupakan salah satu aset strategis nasional dengan kompleksitas unit pengolahan tinggi. Selain memproduksi berbagai jenis BBM, kilang ini juga menghasilkan produk non-BBM seperti bahan baku petrokimia dan aspal.

Dengan kapasitas produksi mencapai 348 ribu barel per hari dan dukungan sistem operasional terintegrasi, manajemen memastikan kilang tetap andal dalam menjaga ketahanan energi nasional sepanjang Ramadan.

Di tengah suasana bulan suci, aktivitas di dalam area kilang tetap berlangsung seperti biasa. Para pekerja menjalankan tugasnya secara bergiliran, memastikan proses produksi tetap stabil agar kebutuhan energi masyarakat di berbagai daerah tetap terpenuhi. (*)

Redaksi

Recent Posts

BP Batam Perkuat Diplomasi Investasi Lewat Perwakilan di Singapura

Batam, STB - BP Batam kembali mengaktifkan Liaison Officer di Singapura pada Jumat (27/2/2026). Langkah…

1 day ago

DPW NasDem Kepri Gelar Safari Ramadan di Karimun, Perkuat Konsolidasi dan Berbagi dengan Anak Yatim

  Karimun, STB - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau,…

2 days ago

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

Batam, STB – PT PLN Batam kembali menghadirkan program promo tambah daya listrik bagi pelanggan…

4 days ago

Satreskrim Polresta Barelang Bagi Nasi ke Warga Tanjunguma, 150 Kotak Ludes Jelang Berbuka

  Batam, STB - Suasana sore di depan Masjid Al-Mutakin, Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja,…

7 days ago

Konvoi 30 Motor Dibubarkan, Polisi Amankan 6 Remaja Diduga Hendak Perang Sarung di Banyumas

Banyumas, STB – Aparat kepolisian dari Polsek Tambak, Polresta Banyumas, mengamankan enam remaja yang diduga…

1 week ago

Kolaborasi OJK dan Pemda, Penyuluh Agama Didorong Jadi Motor Literasi Keuangan Syariah

Purwokerto, STB – Sebanyak 1.000 penyuluh agama Islam dari Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa…

1 week ago