Purbalingga, STB – Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat sinergi untuk meningkatkan literasi dan penggunaan produk keuangan syariah di masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam puncak kegiatan Gebyar Ramadhan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 di Taman Kota Usman Janatin Purbalingga, Sabtu (7/3).
Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengenalkan sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan syariah. Selain edukasi, acara juga diisi dengan dakwah, lomba hadrah, festival UMKM, dan expo lembaga jasa keuangan syariah.
Menurutnya, potensi pengembangan keuangan syariah di Purbalingga cukup besar, didukung keberadaan BPRS Buana Mitra Perwira sebagai BUMD di sektor perbankan syariah.
Sementara itu, Kepala OJK Purwokerto Haramain Billady menyebut tingkat literasi keuangan syariah masyarakat masih sekitar 43 persen, sedangkan tingkat inklusinya baru mencapai 13 persen.
“Melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap masyarakat tidak hanya mengenal tetapi juga memanfaatkan produk keuangan syariah,” ujarnya. (*)














