Daerah

Menanam Harapan di Rempang: Amsakar dan Warga Galang Satukan Langkah untuk Swasembada Pangan

Batam, STB – Harapan baru untuk kemandirian pangan tumbuh dari tanah Kampung Cate, Kecamatan Galang, kota Batam, Wali Kota Batam Amsakar Achmad turun langsung ke lahan pertanian warga untuk membuka kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia menuju swasembada pangan tahun 2025.

Di lahan seluas 8 hektar, Amsakar bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safruddin dan jajaran Forkopimda menanam bibit jagung bersama masyarakat. Suasana hangat penuh kebersamaan terasa sejak pagi. Warga, aparat, dan pejabat tampak menyatu tanpa jarak, memegang cangkul dan bibit jagung dengan semangat yang sama.

Amsakar menegaskan bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi menjadi kerja besar seluruh elemen bangsa.

“Tidak ada sedikit pun alasan untuk tidak mensukseskan program ini. Ketahanan pangan bukan hanya urusan pertanian, tetapi juga menyangkut stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, produksi jagung yang cukup akan membantu menekan inflasi dan mengurangi ketergantungan impor. Menurutnya, harga yang stabil akan menjaga daya beli masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan petani.

“Jika produksi dalam negeri mampu mencukupi kebutuhan masyarakat, maka ketergantungan impor bisa ditekan. Dengan begitu, harga pangan akan lebih stabil, daya beli masyarakat terjaga, dan kesejahteraan petani pun meningkat,” tambahnya.

Tak hanya pemerintah daerah, unsur kepolisian juga menunjukkan komitmen kuat. Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safruddin menegaskan bahwa Polri siap menjadi bagian dari gerakan bersama membangun kemandirian pangan nasional.

“Kami dari jajaran kepolisian akan terus mendukung program pangan nasional ini. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Jika pangan kuat, maka bangsa pun kuat,” tuturnya.

Bagi warga Rempang Cate, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Partisipasi mereka menggambarkan semangat gotong royong dan harapan agar lahan yang mereka garap bisa memberi manfaat jangka panjang.

Amsakar menyebut, keberhasilan program ini nantinya akan dirasakan secara luas oleh masyarakat. “Inilah bentuk gotong royong nyata antara pemerintah, aparat, dan masyarakat demi masa depan pangan bangsa,” ucapnya.

Momentum penanaman jagung serentak di Kampung Cate menjadi pengingat bahwa swasembada bukan hanya target angka, melainkan perjuangan yang tumbuh dari kebersamaan. Dari butir-butir jagung yang ditanam hari ini, tumbuh harapan besar untuk masa depan pangan Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat.

Redaksi Admin

Recent Posts

Amsakar Benahi Sistem Sampah Batam, Libatkan Riset hingga Teknologi Modern

Batam, STB - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan keseriusannya dalam membenahi persoalan sampah di…

21 hours ago

Di Balik Gemerlap Usaha, First Club Hadirkan 1.000 Senyuman untuk Warga

Batam, STB – Suasana haru dan penuh kehangatan terasa di First Club, Jalan Duyung, Lubuk…

1 day ago

Kejar Target, Pansus DPRD Batam Bahas LKPj 2025 Maraton hingga Malam

Batam, STB - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam terus ngebut membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban…

2 days ago

Transformasi Digital Batam Digenjot, Pemko Fokus Perluasan Kanal Pembayaran

Batam, STB - Pemerintah Kota Batam terus mempercepat langkah transformasi digital, khususnya dalam sistem transaksi…

2 days ago

Kapolda Kepri Sampaikan Duka, Tegaskan Proses Hukum Kasus Kematian Bripda NS

Batam, STB - Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya…

2 days ago

Pietra: Media Wajib Jaga Integritas, Bukan Bangun Persepsi Negatif

Batam, STB - Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau, Pietra Machreza Paloh, menegaskan sikap…

2 days ago