Batam, STB – Semangat olahraga mewarnai pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Olahraga Domino yang digelar di One Mall Batam, Jumat (17/4/2026) siang. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus langkah awal mempersiapkan kontingen Kepulauan Riau menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) mendatang.
Pembukaan kejuaraan dihadiri Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus Muda SE, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kepulauan Riau. Ia hadir bersama Ketua ORADO Kepri sekaligus anggota DPRD Kota Batam Walfentius Tindaon, serta anggota DPRD lainnya Jimmy Siburian SH.
Ratusan peserta dari pengurus cabang ORADO kabupaten dan kota se-Kepri tampak antusias mengikuti pertandingan yang berlangsung penuh sportivitas. Para atlet domino dari berbagai daerah hadir membawa semangat kompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Muhammad Yunus Muda menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Kejurprov tersebut. Menurutnya, turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam membangun olahraga domino sebagai cabang olahraga yang memiliki nilai prestasi.
“Alhamdulillah hari ini ORADO Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan turnamen sebagai persiapan ke Kejurnas. Pesertanya dari pencab kabupaten/kota, dan saat ini sudah terbentuk tujuh kabupaten/kota yang ikut bertanding,” ujarnya.
Ia menegaskan, berkembangnya olahraga domino di Kepri menunjukkan bahwa olahraga ini mulai mendapat tempat di tengah masyarakat. Selama ini domino dikenal luas sebagai permainan rakyat, namun kini mulai diarahkan menjadi olahraga yang profesional dengan sistem pembinaan yang terstruktur.
Menurut Yunus, ORADO sebagai induk organisasi olahraga domino nasional memang masih tergolong baru. Meski baru terbentuk sekitar tiga bulan lalu, organisasi ini sudah mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sehingga memiliki landasan resmi untuk berkembang di seluruh daerah.
“Ini bukan lagi sekadar permainan biasa. Domino sekarang sudah masuk dalam pembinaan olahraga resmi, sehingga ke depan atlet-atletnya bisa dibina secara profesional,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama Kejurprov ini adalah memperkenalkan aturan baku permainan domino yang selama ini sering dimainkan dengan aturan berbeda di berbagai daerah.
“Domino ini hampir semua orang tahu, tapi aturan mainnya selalu berbeda-beda. Dengan hadirnya ORADO, aturan main domino itu sudah disusun dan dibakukan. Masyarakat juga bisa mengaksesnya secara terbuka,” jelasnya.
Yunus berharap melalui kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet domino potensial dari Kepulauan Riau yang mampu bersaing di tingkat nasional. Ia juga menilai olahraga domino memiliki peluang besar untuk berkembang karena dekat dengan budaya masyarakat dan diminati lintas generasi.
Sementara itu, Ketua ORADO Kepri Walfentius Tindaon mengatakan Kejurprov ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat kompetisi sehat di kalangan pecinta domino. Selain membangun prestasi, olahraga ini juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar daerah di Kepulauan Riau.
Dengan terselenggaranya Kejurprov di Batam, ORADO Kepri optimistis olahraga domino akan semakin dikenal sebagai cabang olahraga yang tidak hanya mengandalkan strategi, tetapi juga melatih konsentrasi, ketelitian, dan sportivitas para atlet.