Daerah  

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi Korban Pendaki Di Gunung Slamet

Purbalingga, STB – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), asal Magelang, yang dilaporkan hilang dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada Rabu (kemarin) di area Pos 7 jalur pendakian Gunung Malang setelah proses pencarian yang terkendala cuaca buruk.

Dokter pemeriksa jenazah RSUD Goeteng Taroenadibrata, Gunawan Santosa, mengatakan hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya patah tulang pada bagian kaki kiri korban yang diduga akibat benturan keras. Selain itu, berdasarkan kondisi fisik jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 10 hari sebelum ditemukan.

Sementara itu, Handika dari Basarnas Kantor Semarang menjelaskan bahwa korban ditemukan di Pos 7 jalur pendakian Gunung Malang. Ia menyebutkan proses evakuasi berjalan cukup lama karena cuaca di kawasan Gunung Slamet yang tidak bersahabat.

“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Goeteng Taroenadibrata untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo, mengatakan setelah dilakukan visum oleh pihak kepolisian, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

“Keluarga telah menerima kejadian ini dan mengikhlaskan korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke Magelang untuk dimakamkan,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya mendaki Gunung Slamet melalui Pos Pendakian Dipajaya, Kabupaten Pemalang, bersama satu orang temannya. Diduga korban tidak mengenal medan saat turun gunung untuk mencari bantuan karena temannya sakit di sekitar puncak. Saat ditemukan, korban dalam kondisi telah melepas seluruh pakaian dan perlengkapan pendakian yang dikenakannya.

Tim SAR menduga kuat korban mengalami hipotermia akibat cuaca buruk di sekitar puncak Gunung Slamet, yang diperparah dengan kondisi fisik dan medan yang ekstrem. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *